Jumat, 20 Sep 2019

Kemenhub akan Kelola Terminal Amplas, Dishub Medan Pasrah PAD Hilang

Rabu, 13 Mei 2015 10:17 WIB
Medan (SIB)- Dinas Perhuhungan Kota Medan pasrah jika Terminal Amplas diambil-alih  Kementerian Perhubungan. Karena rencana itu mungkin lebih baik untuk meningkatkan pelayanan terminal, walau Dishub Medan berharap PAD Terminal Amplas tetap masuk ke kas Pemko Medan.

Hal itu dikatakan Kadishub Kota Medan Renward Parapat menanggapi rencana Kemenhub RI  untuk mengelola seluruh terminal tipe A di Indonesia, termasuk  Terminal Amplas Medan ."Pada dasarnya kita mengacu pada UU 23/2014. Di situ sudah dinyatakan kalau kita prinsipnya ikut pemerintah  pusat saja,” katanya kepada SIB, Selasa (12/5).

Perlu diketahui lanjutnya,  Kemenhub akan mengambil-alih pengelolaan terminal tipe A di kota-kota besar  di seluruh Indonesia. Akibat pengalihan itu, Pemko Medan terancam kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp 2,5 miliar.

Rencananya, Kemenhub RI akan mengubah pelayanan terminal tipe A seperti Terminal Amplas dengan mengembangkannya layaknya pelayanan di bandar udara (Bandara)."Dalam tiga tahun ke depan, layanan penumpang di terminal seperti di Bandara," ungkap Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Djoko Sasono, belum lama ini.

Dia menjelaskan, dalam tahap awal, langkah ini dilakukan terhadap terminal tipe A yaitu terminal yang dibangun oleh Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub. Area penumpang di terminal tersebut nantinya terbagi menjadi tiga zona yaitu,  zona umum di mana semua orang yang memiliki berbagai keperluan di terminal bisa berada di area ini.

Zona kedua diperuntukkan bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket. Zona ketiga yaitu ruang tunggu untuk persiapan naik ke bus. "Ini seperti ruang tunggu di Bandara sebelum naik pesawat," tuturnya.

Dari sisi operasional terminal, Kemenhub merencanakan menempatkan inspektur untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat. Dari sisi awak busnya, juga dilakukan pemeriksaan dan pemeriksaan kompetensi.

Langkah tersebut,  dilakukan dalam rangka upaya Kementerian Perhubungan untuk menekan kecelakaan lalulintas dan angkutan jalan dengan meningkatkan keselamatan.

Kemenhub juga menargetkan dalam tiga tahun ke depan layanan angkutan umum moda transportasi darat sudah memenuhi standar keselamatan. (A16/c)


T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments