Jumat, 19 Jul 2019

Keluarga Korban Minta Kapoldasu Usut Kematian Febrida Simanjuntak

admin Senin, 15 April 2019 10:30 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Keluarga besar marga Simanjuntak meminta Kapoldasu mengusut tuntas kematian Febrida Simanjuntak yang diduga direkayasa pihak tertentu. Sebab di tubuh korban ditemukan luka-luka memar di muka, badan dan kaki.

Permintaan itu disampaikan Ketua Formikom Lipen Simanjuntak didampingi Orangtua Korban Marojahan Simanjuntak dan perwakilan Lembaga Bantuan Hukum saat melaporkan kecurigaan kematian Febrida Simanjuntak itu ke Polsek Medan Kota, Jumat (12/4).

Dugaan rekayasa itu diketahui mereka saat Febrida Simanjuntak disemayamkan di rumah orangtuanya di Medan Tembung ditemukan luka memar yang tak wajar.

Diceritakan ayah korban, kematian Febrida tidak wajar, karena sebelum meninggal dunia, korban masih merayakan Natal bersama keluarga di rumah dan tidak ada tanda-tanda ada masalah putri mereka. Tetapi mereka terkejut menemukan Febrida Simanjuntak ditemukan meninggal dunia dengan tergantung di dalam kiosnya.

"Kami menduga ini ada rekayasa kematiannya. Kami tidak ada melihat dan diberitahukan kepada kami masalah putri kami. Ia selalu biasa, periang dan tidak ada tingkah lakunya yang aneh semua berjalan dengan baik saat Natal bersama di bulan Desember 2018 itu. Tetapi kami terkejut, kenapa putri kami bunuh diri dengan gantung diri di kiosnya tanpa ada masalah hal ini perlu dicurigai," katanya.

Ayah korban meyakini putrinya tidak bunuh diri, tetapi ada rekayasa seakan kematiannya meninggal dunia karena bunuh diri dengan gantung diri. "Karena itulah kami mengadukan dugaan pembunuhan putri kami ini ke polisi, sehingga masyarakat umum tahu apa penyebab kematiannya dan siapa pelaku pembunuhan sebenarnya," ujarnya.

Dijelaskan ayah korban, kejadian bunuh diri ini mereka ketahui setelah pacar Febrida Simanjuntak bermarga Siagian datang ke rumah orangtua korban di Jalan Tangkul No 48 G Lingkungan VII Kelurahan Sidorejo Hilir, Medan Tembung. Pacar korban mengatakan bahwa HP Febrida Simanjuntak dihubunginya aktif, tetapi tidak diangkat-angkat. Curiga dengan hal itu pacar korban bersama ibu Febrida Simanjuntak, br Doloksaribu langsung mendatangi ke kiosnya di Jalan Pelajar Medan dan menemukan Febrida Simanjuntak tergantung dan sudah mulai beraroma bau karena mulai busuk.

Keluargapun membawa jenazah Febrida Simanjuntak ke rumah orangtuanya di Medan Tembung untuk disemayamkan. Dan setelah habis diadatkan kemudian dibawa ke Kabupaten Simalungun untuk dimakamkan. (M12/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments