Sabtu, 26 Sep 2020
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Kehadiran Anggota Dewan di Sidang Paripurna DPRD SU Mendengarkan Pidato Kenegaraan RI Minim

Kehadiran Anggota Dewan di Sidang Paripurna DPRD SU Mendengarkan Pidato Kenegaraan RI Minim

Sabtu, 15 Agustus 2020 12:20 WIB
Foto SIB/Firdaus Peranginangin
Minim: Sidang paripurna DPRD Sumut dalam agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang disiarkan langsung melalui layar televisi, Jumat (14/8) di DPRD Sumut sangat minim kehadiran anggota dewan.
Medan (SIB)
Kehadiran anggota Dewan di Sidang Paripurna DPRD Sumut dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo sekaitan HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang disiarkan langsung melalui layar televisi, Jumat (14/8) sangat minim.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting didampingi Wakil Ketua Dewan Rahmansyah Sibarani, dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Pangdam I/BB Mayjen Irwansyah itu terlihat kursi anggota dewan banyak yang kosong.

Baskami Ginting juga mengakui minimnya kehadiran dewan secara fisik, dikarenakan sebagian besar mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI secara daring dan tidak ada keharusan bagi anggota legislatif untuk hadir.
"Yang harus hadir unsur pimpinan dewan maupun pimpinan fraksi. Kalau anggota, bisa saja mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI secara daring," kata Baskami.

Apresiasi Pidato Jokowi
Menyinggung isi pidato Presiden Jokowi, politisi PDI Perjuangan ini sangat mengapresiasinya, karena sangat lengkap, mulai dari seruan membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, serta menjalankan strategi besar.

"Kita sangat mendukung Presiden melakukan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan serta membajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," katanya.

Bahkan Presiden Jokowi secara tegas mengatakan, di usia ke-75 tahun ini, Indonesia menjadi negara upper middle income country dan 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, tentunya harus mencapai kemajuan besar, menjadikan Indonesia negara maju.

Selain itu, tambah Baskani, Presiden juga menyinggung penguatan kapasitas SDM, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan serta industri obat dan alat kesehatan.

"Semuanya dijadikannya skala prioritas, baik ketahanan dan kapasitas pelayanan kesehatan untuk terus ditingkatkan secara besar-besaran," ujarnya.
Demikian juga soal ketahanan pangan, tandas Baskami, Presiden menjamin kelancaran rantai pasokan makanan dari hulu produksi sampai hilir distribusi ke seluruh wilayah negeri. "Semua ini tentu akan menguatkan masyarakat dalam menghadapi krisis ekonomi saat ini," ujarnya.(M03/c).

T#gs Pidato Kenegaraan RI MinimSidang Paripurna DPRD SU
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments