Jumat, 24 Jan 2020

Kasus Pembakaran Eskavator Jembatan Sei Wampu Stabat Ditangani Polres Langkat

redaksi Selasa, 14 Januari 2020 11:40 WIB
ntmcpolri.info
Ilustrasi
Langkat (SIB)
Satu unit eskavator milik PT Nur Ihsan Minasamulia (NIM) yang berada di areal proyek pembangunan jembatan Sei Wampu di Stabat dibakar orang tidak dikenal (OTK) beberapa waktu lalu, kini kasusnya ditangani Polres Langkat.

" Karena merupakan proyek nasional jadi kasusnya pun dilimpahkan penanganannya oleh Reserse Kriminal Polres Langkat," sebut Kapolsek Stabat AKP B Girsang, Senin (13/1).

Kapolsek mengaku sejak awal kasus pembakaran itu ditangani oleh Polsek Stabat, namun selanjutnya pihak pelapor atas nama PT NIM yang berkantor di Jakarta mengadukannya ke Polres Langkat.

Sebelumnya peristiwa itu terjadi Minggu (12/1) sekitar pukul 03.50 WIB dan diketahui pertamakali oleh Fadil Muhammad (18) warga Dusun V Cintadamai Desa Pantaigemi Stabat saat dirinya ke lokasi proyek menemui rekannya Alfin penjaga malam di tempat itu.

Penjaga malam di lokasi sempat berupaya memadamkan api, namun kondisi alat berat itu rusak dan ditaksir kerugian mencapai ratusan juta. Petugas Polsek Stabat sudah turun ke lokasi dan melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa dikonfirmasi wartawan, Senin (13/1) mengakui pihaknya sedang melakukan penyelidikan dugaan pembakaran alat berat yang mengerjakan jembatan Sei Wampu Stabat, sebutnya. (M-24/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments