Kamis, 24 Sep 2020

Kapoldasu Pastikan Pilkada Serentak di Sumut Aman

* Tokoh Masyarakat Diminta Laporkan Adanya Warga Baru di Lingkungannya
Minggu, 27 September 2015 13:49 WIB
Medan (SIB)- Kapoldasu Irjen Pol Drs Ngadino SH MH menegaskan, pihaknya akan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat di Sumut, khususnya menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 23 kabupaten/kota yang akan digelar pada 9 Desember 2015 mendatang. Hal itu dikatakan Kapoldasu Irjen Pol Drs Ngadino SH MH melalui Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf kepada wartawan di Mapoldasu, Jumat (25/9).

Dikatakan, antisipasi gangguan Kamtibmas dan terorisme itu menjadi atensi, sesuai instruksi Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti kepada jajaran yang melakukan pengamanan Pilkada serentak. Dinilai, antisipasi itu dilakukan untuk mewaspadai aksi teroris.

"Setiap kejadian akan diantisipasi, teroris bisa muncul kapan saja. Untuk itu, dilakukan deteksi dini melalui intelijen dan koordinasi dengan pihak terkait," ujarnya.

Disebutkan, pencegahan aksi teroris menjelang Pilkada serentak dapat dilakukan dengan penertiban waktu kampanye sesuai ketentuan. Menurutnya, pelaksanaan kampanye yang tidak sesuai jadwal, dapat memicu terjadinya keributan. Karena itu, kepolisian berjanji akan menindak tegas setiap oknum atau kelompok yang melakukan kampanye di luar waktu yang ditentukan.

"Kampanye tidak sesuai waktu yang telah ditentukan bisa memprovokasi pihak lain untuk sehingga terjadi keributan," katanya.

Dijelaskan, ancaman teroris bisa terjadi di mana saja dan tidak memandang waktu. Karenanya, kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak terkait sebagai upaya deteksi dan pencegahan dini. Selain itu, sebagai langkah pencegahan dini, polisi juga akan menggiring atau mengarahkan kelompok, untuk melakukan kampanye di titik-titik atau jalur yang sepi dari potensi gangguan ekonomi.

"Misalnya, mengupayakan massa yang berkampanye untuk tidak melewati pusat-pusat keramaian, agar perekonomian tidak terganggu," sebutnya.

Terkait pencegahan dini gangguan terorisme itu, lanjutnya, polisi mengimbau tokoh-tokoh di lingkungan masyarakat peduli terhadap kondisi dan situasi sekitarnya. Diimbau, masyarakat dapat melaporkan setiap mendapati gerak-gerik atau konsentrasi massa yang mencurigakan. Ditegaskan, pelanggaran hukum akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

"Tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda diimbau segera melapor jika melihat ada warga pendatang baru di lingkungannya," tegasnya. (A19/y)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments