Rabu, 13 Nov 2019

Kapolda Akui Ada Tiga Warga Ditangkap Terkait Terorisme di Tanjungmorawa

bantors Senin, 21 Oktober 2019 15:29 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto
Medan (SIB) -Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto akhirnya angkat bicara soal penangkapan terduga teroris di Kecamatan Tanjungmorawa, Jumat (18/10) lalu. Ia menyebut, ada tiga warga yang ditangkap atas dugaan keterlibatan jaringan teroris di tanah air.

"Kemarin itu ada tiga orang yang ditangkap," sebut Agus usai patroli skala besar dengan Pangdam 1/BB Mayjen M Fadhillah di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (20/9).

Ia menyebutkan, penangkapan itu dilakukan pihak Densus 88 Polri didampingi personel Polda Sumut. "Atas kerjasama antara Densus 88 bersama dengan jajaran Polda Sumut," kata dia.

Agus menyebutkan, ketiga warga itu dianggap berpotensi menggangu keamanan di Sumut. Tapi Kapolda belum merinci ancaman seperti apa yang akan dilakukan terduga teroris tersebut.

"Daripada mereka mengganggu, mereka ada di sini sasaran sudah jelas, untuk apa ditunda-tunda. Kalau bisa tidak usah dibesar-besarkan karena ini pekerjaan kita dalam rangka memberikan keamanan pada masyarakat," ujar Agus.

Agus menyatakan Polda Sumut dan jajaran berkomitmen menjaga stabilitas Kamtibmas di Sumut demi tercipta rasa aman bagi masyarakat. "Apapun yang membahayakan, kita akan melakukan tindakan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat," ujarnya sembari mengatakan, saat ini ketiga warga itu telah dibawa Densus 88 untuk pemeriksaan.

Sebelumnya, Polda Sumut sempat mengaku tidak mengetahui adanya penangkapan terhadap warga yang diduga teroris, di Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang pada Jumat (18/10) malam.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan ketika dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya tidak mengetahui adanya penangkapan dua pria yang diduga terlibat jaringan teroris. "Saya tidak tahu ada penangkapan," ungkap dia, Sabtu (19/10).

Ia mengakui adanya info penangkapan terhadap dua pria itu yakni R (43) warga Gang Air Bersih Dusun 1 Desa Tanjungmorawa A Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang dan RK (30) warga Gang Rame Desa Telagasari Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, dari para awak media. "Saya baru tahu dari kalian (wartawan)," jelas dia.

Ia juga tidak mengetahui pihak mana yang melakukan penangkapan. "Saya tidak tahu, saya belum ada dapat data penangkapan itu," ujarnya.

Seperti diketahui, dua pria diduga terkait jaringan teroris diamankan pihak kepolisian dari dua tempat berbeda di Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang, Jumat (18/10) malam. Keduanya yakni R (43) warga Dusun 1 Gang Air Bersih Desa Tanjungmorawa A Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, dan RK (30) warga Gang Rame Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang.

Menurut informasi diperoleh, polisi melakukan penggerebekan di rumah R. Dari penggerebekan itu, selain R petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari rumahnya.

Sementara di lokasi berbeda, polisi juga melakukan penggerebekan di rumah RK (30) di Gang Rame Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang. (M19/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments