Rabu, 23 Jan 2019

KPU Deliserdang Lantik 2 PPK dan 70 PPS

admin Jumat, 11 Januari 2019 11:40 WIB
Lubukpakam (SIB) -Sebanyak 2 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 70 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua KPU Deliserdang, Timo Dahlia Daulay, Kamis (10/1) di Aula KPU, Lubukpakam.

Kedua PPK itu dilantik karena pada pelantikan 42 orang PPK baru pasca putusan Mahkamah Konstitusi pada 2 Januari lalu berhalangan hadir. Sementara 70 orang PPS dilantik karena adanya Pergantian Antar Waktu (PAW) akibat petugas sebelumnya menyatakan pengunduran diri.

Timo mengimbau agar semuanya dapat memelajari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Karena kunci dari kesuksesan dari penyelenggara Pemilu adalah membaca dan selalu berkordinasi baik dengan pemerintah desa ataupun kecamatan yang dalam hal ini termasuk Muspika. Selain itu juga harus selalu berkordinasi dengan satu tingkat di atasnya, dimana untuk PPS berkordinasi dengan PPK dan PPK berkordinasi dengan yang di kabupaten.

"Jangan baru bekerja karena diawasi, bekerjalah sesuai Tupoksi masing-masing. Jangan tunggu diperintah baru bekerja. Itu bukan mental untuk menjadi pimpinan namanya, itu mental kuli. PPS yang sekarang dilantik masih muda-muda saya lihat, ini bekal anda. Ya mungkin dari PPS ke depan bisa jadi PPK dan yang dari PPK bisa jadi seperti kami Komisioner di Kabupaten. Saya juga pernah jadi PPK tahun 2003," ujar Timo memotivasi.

Khusus kepada wanita, ia menyebut salut bersedia untuk ikut menjadi penyelenggara. Namun ia memberi masukan jangan karena seorang perempuan selalu mengharapkan belas kasihan dari yang laki-laki. Menurutnya semuanya harus dapat mampu bekerja dengan baik.

"Jagalah nama baik anda dan lembaga. Nanti anda akan menghadapi beragam jenis karakter manusia. Enggak semuanya nanti anda akan menghadapi orang yang ramah-ramah. Bisa juga anda akan menghadapi orang yang suka melaporkan dan membuat laporan. Intinya bangun komunikasi dengan eksternal juga. Kita tidak bisa berhasil kalau tidak didukung orang yang ada di sekitar karena kita ini penyelenggara," kata Timo.

Diingatkan Timo, agar mereka yang dilantik dapat bekerja dengan netral. Ia melarang agar PPK ataupun PPS membantu seorang Calon Legislatif dalam hal kepentingan khususnya meskipun yang bersangkutan masih bagian dari keluarga ataupun teman. Sebagai penyelenggara sudah sepatutnya tidak berpihak kemana-mana sehingga bisa memfokuskan bagaimana pelaksanaan Pemilu nanti bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. (C06/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments