Rabu, 13 Nov 2019

Silaturahim dan Pembekalan Caleg KIK Digelar

Jokowi: Lawan Fitnah dan Hoax yang Bisa Menggerus Elektabilitas Capres-Caleg

admin Minggu, 17 Maret 2019 15:15 WIB
SIB/Leo Bukit
SAMBUTAN: Capres 01 Jokowi memberikan kata sambutan pada acara silaturahim dan pembekalan caleg KIK di Hotel JW Marriot Medan, Sabtu (16/3).
Medan (SIB)-Penyebaran fitnah dan hoax saat ini tidak lagi hanya melalui media sosial, tetapi sudah dari pintu ke pintu. "Penyebarannya sekarang bukan hanya di media sosial tapi sudah door to door, ada emak-emak yang melakukan dari pintu ke pintu, yang ketahuan baru satu," kata Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) saat silaturahim dan pembekalan caleg Koalisi Indonesia Kerja (KIK) di Hotel JW Marriot Medan, Sabtu (16/3).

Jokowi mengatakan dalam waktu yang tersisa 31 hari lagi, lawan yang dihadapi sekarang adalah fitnah dan hoax yang bisa menggerus elektabilitas paslon capres-cawapres maupun caleg. Jokowi menyebutkan dulu berkembang hoax Jokowi antek asing, Jokowi anti-Islam dan antiulama, Jokowi PKI.

Kemudian muncul lagi dalam tiga minggu terakhir hoax bahwa jika Jokowi-Ma'ruf menang maka pelajaran agama di sekolah akan dihapus, perkawinan sejenis dilegalkan, adzan akan dilarang, zina diperbolehkan. "Ini yang harus dilawan, diluruskan, berbahaya kalau tidak diluruskan, bisa menggerus suara capres dan caleg," ucapnya.

Hadir dalam acara itu Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Moeldoko, Ketua TKD Sumut Ivan Iskandar Batubara, Sekretaris TKD Sumut Soetarto, ulama Syeikh Ali Marwan, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih.

Tampak juga hadir pengurus partai pengusung antara lain, Ahmad Doli Kurnia Tanjung (Golkar), Edison Sianturi (Hanura), Iskandar ST (NasDem), Juliski Simorangkir (PKPI), Rudi Zulham Hasibuan (Perindo), Fuad Ginting (PSI), perwakilan PPP, Ance Selian (PKB), perwakilan DPW PBB, Ketua Umum N4J Dr RE Nainggolan dan relawan lainnya.

Sebelumnya, kehadiran Jokowi disambut meriah oleh para caleg. Lagu kampanye 'Ayo Pilih Jokowi' pun diperdengarkan. Banyak para caleg yang berjoget mendengar lagu tersebut.

Para caleg dan pendukung Jokowi langsung mendekat dan mengerumuni Jokowi. Mereka berebut untuk bersalaman dan foto bersama. Beberapa kali Jokowi yang memegang ponsel pendukungnya itu untuk berfoto bersama.

Sementara itu, Ketua TKD KIK Sumut Ivan Iskandar Batubara mengatakan, ada 2.500 caleg serta perwakilan relawan pendukung Jokowi yang hadir dalam acara tersebut. "Kami tak ingin hanya bertatap muka, tapi juga ingin mendapat pembekalan dan pencerahan agar kami mendapat kesabaran dan keteguhan di lapangan, sehingga kami lebih mencintai negeri. Pengalaman Bapak menjadi modal teguh bagi kami agar dapat memenangkan Pak Jokowi-Amin di Sumut, meski hasil survei sudah menunjukkan hasil kemenangan untuk 01," ujar Ivan.

Sedangkan, Djarot Saiful Hidayat mengatakan jika Capres 01, tidak meraih 70% suara di Sumut, maka TKD dan relawan tidak bekerja. Pasalnya, saat Pilpres 2014, Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla meraih 54% suara. Saat ini, dengan posisi sebagai calon petahana, maka harusnya Jokowi menang besar di provinsi ini. "Kalau sampai Jokowi-Ma'ruf tidak menang sampai 70%, berarti tim kemenangan dan relawan tidak bekerja," tegas Djarot.

Caleg DPR-RI dapil Sumut III ini menyebutkan, Jokowi telah melakukan banyak hal guna pembangunan Provinsi Sumut, seharusnya menang lebih besar di Pilpres mendatang. Caranya, seluruh tim kemenangan dan relawan bersama-sama berkampanye menjelaskan program-program pembangunan yang sudah dilakukan di Sumut selama Jokowi memimpin melalui kampanye door to door.

Djarot meminta agar seluruh relawan, tim kemenangan dan caleg mengalahkan egonya. Baik ego partai maupun ego sebagai caleg. Agar Jokowi-Ma'ruf benar-bebar menjadi pemenang. "Terhadap sikap-sikap intoleran yang kerap ditiupkan para lawan politik demi menjatuhkan Jokowi-Ma'ruf, dia meminta harus dilakukan perlawanan. Ketidakwarasan harus dilawan agar jadi waras," ungkapnya. (A17/c)

T#gs Jokowi: Lawan Fitnah dan Hoax yang Bisa Menggerus Elektabilitas Capres-Caleg
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments