Jumat, 15 Nov 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Jembatan Penghubung Bandarkhalifah dan Tanjungberingin Rawan Dilintasi Malam Hari

Jembatan Penghubung Bandarkhalifah dan Tanjungberingin Rawan Dilintasi Malam Hari

admin Senin, 21 Januari 2019 15:22 WIB
SIB/M Reza Fahlefi
PELAN-PELAN : Sebuah minibus tampak melaju pelan-pelan ketika melintasi jembatan di Dusun Ampera Desa Gelam Seiserimah yang menjadi penghubung Kecamatan Bandarkhalifah dan Tanjungberingin Kabupaten Sergai.
Sergai (SIB)-Sejumlah warga meminta bangunan jembatan persisnya di Dusun Ampera Desa Gelam Seiserimah yang menjadi pembatas antara Kecamatan Bandarkhalifah dan Kecamatan Tanjungberingin Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) segera dibenahi. Pasalnya, kondisi pagar pengaman jembatan itu sudah hancur sehingga rawan dan membahayakan setiap pengendara yang melintas.

Pantauan SIB di lokasi, Jumat (18/1) sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah kendaraan roda empat yang melintas di kawasan itu harus ekstra hati-hati dikarenakan kondisi jalan menuju jembatan agak menikung. Tak jarang, kendaraan harus mengantri ketika melintas dikarenakan khawatir tercebur ke dalam parit yang cukup lebar.

B Silalahi (45), warga setempat dalam keterangannya kepada SIB sangat menyayangkan kondisi jembatan sebagai akses penghubung dua kecamatan itu dibiarkan rusak. Kondisi itu diperparah ketika malam hari tiba karena lampu penerangan di daerah tersebut sangat minim.

"Kalau naik kendaraan di sini malam hari harus hati-hati. Karena lampunya kurang terang dan tidak ada pembatas jembatan. Kalau tidak hati-hati, bisa-bisa kita tercebur ke parit," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Jukimin salah seorang pengemudi mesin penggiling padi atau odong-odong. Dia mengaku takut jika harus melewati jembatan tersebut."Namun mau gimana lagi, demi pekerjaan, ya harus dijalani. Kalau tercebur, pasti rugi. Semoga pemerintah segera membenahi salah satu infrastruktur vital di sini," harapnya.(MRF/c)

T#gs Jembatan Penghubung Bandarkhalifah dan Tanjungberingin Rawan Dilintasi Malam Hari
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments