Senin, 20 Jan 2020

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru Harga Kebutuhan Pokok

redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 12:20 WIB
Tribunnews.com
Ilustrasi : Aktivitas pedagang
Medan (SIB)
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, harga kebutuhan pokok dipekirakan bergerak stabil di Desember ini hingga awal tahun 2020 mendatang.

"Perkembangan sejumlah kebutuhan pokok saat ini masih terbilang normal. Trennya stabil, bahkan beberapa kebutuhan pokok penyumbang inflasi besar justru berpeluang turun seperti cabai merah," ungkap Tim Pamantau Harga, Gunawan Benyamin kepada wartawan, Kamis (5/12).

Sejauh ini, komoditas bawang putih maupun bawang merah masih stabil di kisaran Rp 28.000 per Kg. Harga bawang ini relatif ideal mengingat rentang harga yang diperdagangkan masih dalam rentang harga normal. Tidak melampaui Rp 30.000 per Kg. Tetapi kondisi kekeringan di Pulau Jawa memang bisa saja mengganggu pasokan bawang merah.

Namun, untuk saat ini harga bawang merah masih stabil. Jadi untuk komoditas bawang harganya masih terkendali, termasuk harga telur maupun daging ayam. Sebenarnya sejak November pasokan telur dan daging ayam ini terpantau melimpah. Tetapi memang harganya tak kunjung turun, setelah ada virus hog cholera yang membuat masyarakat lebih memilih daging dan telur ayam dibandingkan dengan ikan.

Meskipun harga daging ayam di November relatif lebih murah dibandingkan bulan Oktober. Tetapi tidak seharusnya daging ayam bertahan di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 33.000 per Kg . "Saya menghitung harga daging ayam seharusnya bisa ditekan ke kisaran Rp 26.000 per Kg. Untuk bulan ini, ada libur panjang yang kerap membuat permintaan daging maupun ikan meningkat.

Menurut Gunawan, dia melakukan survei ke sejumlah peternak dan mereka semua menyatakan bahwa stok di bulan ini aman. Dia menganjurkan masyarakat untuk mengkonsumsi ikan dan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Semua aman, dan layak dikonsumsi. Di sisi lain, minyak goreng mengalami kenaikan belakangan ini.

Harga minyak goreng curah saat ini dijual sekitar 10.500 per Kg. Padahal sebelumnya hanya sekitar 9000 per Kg. Saya menilai kenaikan harga minyak goreng curah ini linier dengan kenaikan harga CPO dunia. Di mana CPO naik dari kisaran 2300 ringgit per ton, saat ini dijual di kisaran 2650-an ringgit per tonnya.

Harga cabai merah ini mengalami penurunan. Di akhir November harga cabai merah Rp 25.000 per Kg. Saat ini harganya justru di kisaran Rp 22.000 per Kg. Cabai merah ini penyumbang inflasi besar. Dan penurunan harganya justru akan memicu terjadinya deflasi.

Diimbaunya, semua pihak untuk tidak membesarkan masalah potensi kenaikan harga selama bulan Desember ini. Karena potensi kenaikan harga tersebut pada dasarnya tidak ada. Yang ada hanya ketidakseimbangan pasar saja. Yang mengakibatkan sisi permintaan maupun penawaran menjadi timpang.

Mengenai harga daging terbilang stabil dalam rentang Rp110.000 hingga Rp 120.000 per Kg. Kalaupun terjadi kenaikan harga tidak akan banyak dan tidak akan berlangsung lama. (M2/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments