Minggu, 07 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Ibu-ibu Datangi Kantor DPRD Deliserdang Keluhkan Istri Kades Terima BST Kemensos

Ibu-ibu Datangi Kantor DPRD Deliserdang Keluhkan Istri Kades Terima BST Kemensos

redaksisib Sabtu, 23 Mei 2020 10:25 WIB
SIB/Jekson Turnip

MENGADU: Ibu-ibu dari Desa Serdang, Kecamatan Beringin mengadu ke Kantor DPRD Deliserdang di Lubukpakam yang diterima wartawan soal tidak terima BST dan keluhkan istri Kades justru yang menerima, Jumat (22/5).(Foto SIB/Jekson Turnip)DIABADIKAN: Istri Kades Serdang, Anna Br Hutagaol terdaftar nomor 58 menerima BST dari Kemensos diabadikan dalam daftar penerima saat diperlihatkan ketiga ibu-ibu di Kantor DPRD Deliserdang, Lubukpakam, Jumat (22/5).

Lubukpakam (SIB)
Tiga orang ibu-ibu warga Desa Serdang, Kecamatan Beringin mendatangi kantor DPRD Deliserdang di Lubukpakam, Jumat (22/5). Mereka mengeluh karena tidak menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Pemerintah Kecamatan. Justru disebut istri Kepala Desa (Kades) Serdang yang mendapatkan bantuan pusat tersebut.

"Tujuan kami ke sini mau tanya kenapa kami tidak dapat BST. Di desa kami justru orang kaya yang menerimanya, bahkan istri Kades bisa mendapat BST. Suami yang seharinya kerja bangunan sudah lama tidak bekerja justru kami diabaikan, sebenarnya bagaimana teknis penyalurannya," kata Dekyanti Samosir (36) diaminkan Laili Ulfa (27) dan Raskita Wati (29) kepada wartawan.

Kedatangan mereka sebenarnya mau mengadukan persoalan itu kepada dewan. Namun karena dewan tidak ada, maka ibu-ibu itu mengadu pada wartawan. Mereka juga menunjukkan daftar siapa saja penerima BST di desa itu termasuk istri Kades yaitu Anna Br Hutagaol. Kertas yang ditunjukkan terlihat istri Kades terdaftar nomor 58 dari 140 penerima.

"Sudah kami tanya sama Kadus kenapa istri Kades dapat. Tapi dibilang katanya datanya dari pusat. Kami jawab kalau tidak dikirim dari desa mana lah mungkin sampai ke sana (Pusat) datanya. Mana mungkin mereka (Pusat) tahu orang susah itu siapa saja," tutur Dekyanti.

Ketiga ibu-ibu itu juga diketahui telah mendatangi kantor Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang. Namun pengakuan mereka tidak bisa mendapatkan kejelasan.

Camat Beringin, Ayub Matondang saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

"Sudah kita suruh wajib dipulangkan. Kadesnya juga sudah kita peringati agar BST dikembalikan ke posko segera. Karena dapat memicu kecemburuan," katanya.

Sementara Kades Serdang, Hendri Habeahan membenarkan istrinya terdaftar sebagai penerima uang BST dari Kemensos senilai Rp600.000. Disebut uang itu telah diambil istrinya di Kantor Kecamatan Beringin bersama warga lainnya, Kamis (21/5).

"Benar dapat BST dari Kemensos. Kita pun tidak tahu kenapa bisa terdaftar dan bisa mendapat. Itu data pengajuannya dari yang lalu-lalu, jangan disalahkan pihak desa," kata Hendri.

Ia mengaku uang BST tersebut sudah dikembalikan ke Dinas Sosial Deliserdang. "Sudah dikembalikan. Sebenarnya itu hak istri saya. Karena orang ribut-ribut, sudah saya suruh supaya cepat dipulangkan biar jangan ribut-ribut," tutur Habeahan.

Saat ditanya istri Kades tidak boleh mendapatkan bantuan dari pusat, Kades mengakui hal itu sebenarnya. "Kalau tau kita seperti itu, pasti tidak kita suruh dibuat nama istri saya. Bukan kami dulu-dulunya yang mengajukan itu. Jadi siapa yang salah? Masa yang meninggal dan anak-anak ada juga yang mendapatkan!," tutur Habeahan menutup. (T05/p)
T#gs BST KemensosdeliserdangIbu-ibuKantor DPRD
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments