Sabtu, 26 Sep 2020

Honorer Bapenda Deliserdang Diduga Gelapkan Uang Vihara untuk Pembayaran PBB

Rabu, 16 September 2020 10:44 WIB
Internet

Foto: Ilustrasi

Lubukpakam (SIB)
Honorer Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang diduga menggelapkan uang Rp107.000.000 milik Vihara Buddha Murni Indonesia untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Atas kasus ini Pelaksana Kepala Bapenda Deliserdang, Dedy Maswardi sudah menyerahkan pemeriksaan selanjutnya ke Inspektorat Deliserdang.

"Kita sudah memanggil yang bersangkutan (honorer) itu, kita minta pengakuannya dulu. Yang pasti kita akan menindak oknum itu. Sudah kita minta warga yang dirugikan itu mengadu ke Pemkab Deliserdang," kata Dedy, Selasa (15/9).

Dedy yang juga Asisten Administrasi Umum Pemkab Deliserdang mengemukakan bahwa pihaknya sudah melaporkan ke Inspektorat Deliserdang soal kasus tersebut. Menurutnya, biar nantinya Inspektorat selaku lembaga internal yang akan menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan investigatif.

Dedy Maswardi juga merasa kesal dengan oknum honorer Bapenda itu, karena begitu berani memegang uang PBB milik warga yang begitu banyak. Dimana alasannya kepada warga akan mampu mengurangi pajak.

"Saat saya telpon katanya uangnya masih ada. Tidak digelapkannya, namun belum disetorkan ke kas daerah. Saya kesal juga oknum honorer itu menyebut-nyebut mampu meringankan pajak. Sok pande-pandean dia. Ya kita tunggu saja inspektorat bekerja," tandas Dedy Maswardi.

Sementara Sekretaris Bapenda Deliserdang Edy Jamian mengemukakan pihaknya sudah memanggil oknum tersebut.

"Kata dia uangnya itu masih ada. Kami dari dinas sudah perintahkan uang itu harus dikembalikan, namun katanya pemilik Vihara tidak mau menerimanya karena diiming-imingi mampu kurangi biaya pajak," tandas Edy Jamian. (T05/f)

T#gs deliserdangGelapkan Uang ViharaHonorer Badan Pendapatan DaerahPembayaran PBB
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments