Jumat, 03 Apr 2020

Hari Raya Nyepi, Toko-Toko di Kota Medan Tutup

redaksisib Kamis, 26 Maret 2020 10:42 WIB
tribunnews

Ilustrasi

Medan (SIB)
Sejumlah toko milik umat Hindu di Kota Medan tutup saat perayaan Hari Raya Nyepi, Rabu (25/3). Penutupan toko dilakukan agar makna perayaan nyepi dalam Catur Bratha bagi umat Hindu, dilakukan dengan empat pengendalian diri, yakni, Amati Geni atau tidak menyalakan api, Amati Lelanguan atau tidak melaksanakan kegiatan, Amati Lelungan atau tidak bepergian, Amati Karya atau tidak bekerja.

Hal itu dikatakan pemilik toko Elektronik Aliang (45) di Jalan Thamrin Medan kepada SIB, Rabu (25/3), menanggapi tutupnya sejumlah toko-toko di Kota Medan saat merayakan Hari Raya Nyepi.

Dijelaskan, penutupan toko hanya dilakukan sehari, itu hanya mengikuti tradisi yang dilakukan setiap tahunnya saat merayakan Hari Raya Nyepi. Walaupun pasca merebaknya virus Corona (Covid-19) pemerintah telah mengimbau agar rangkaian perayaan Nyepi tahun ini oleh umat Hindu di Kota Medan untuk dibatasi. Imbauan tersebut merupakan antisipasi penyebaran Covid-19.

"Penyebarannya sangat cepat dan tidak lagi ada di kawasan tertentu, saat ini sudah semua ada di kawasan. Karena itu disepakati bahwa akan secara serius melakukan pembatasan interaksi di dalam seluruh komponen termasuk kegiatan-kegiatan peribadatan yang diselenggarakan secara bersama-sama di rumah-rumah ibadah untuk ditunda hingga kondisi memungkinkan, termasuk Nyepi," katanya.

"Dalam perayaan Nyepi di Kota Medan, umat Hindu menyesuaikan diri dengan peraturan pemerintah, sehingga pelaksanaan dalam memperingatinya, tentunya berbeda pasca merebaknya virus corona," tutupnya. (M12/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments