Minggu, 20 Okt 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Hari Ini Peletakkan Batu Pertama Pembangunan GMI Pos Pelayanan Wesley Residence

Hari Ini Peletakkan Batu Pertama Pembangunan GMI Pos Pelayanan Wesley Residence

bantors Sabtu, 12 Oktober 2019 16:06 WIB
SIB/Wilfred Manullang
RAYAKAN ULTAH: Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat STh MPd didampingi istri, Pdt Nettina Samosir, ibunda bishop T br Butar-butar dan putrinya, merayakan syukuran ultah ke-50 di kantor pusat GMI Jl Kartini, Kamis (10/10).
Medan (SIB) -Perayaan hari ulang tahun Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat STh MPd yang digelar di kantor pusat GMI Jl Kartini, Kamis (10/10), berlangsung sederhana dan penuh suka cita. Seperti perayaan ultah tahun lalu yang memberikan bantuan sosial kepada dua panti asuhan dan panti rehabilitas, perayaan tahun ini tetap digunakan Bishop Kristi Wilson untuk melakukan pelayanan sosial.

Ketua panitia Drs Humuntal Rumapea MKom di sela-sela perayaan mengatakan hasil dari penggalangan dana dan kolekte persembahan akan digunakan untuk pembangunan dua gereja.

Rektor UMI itu menambahkan, hasil penggalangan dana, janji iman dan sumbangan terkumpul Rp 259.526.000 yang diperuntukkan untuk pembangunan GMI Pos Pelayanan Wesley Residence di Laucih di mana peletakkan batu pertamanya dilaksanakan, hari ini Sabtu (12/10). Panitia juga akan memberikan Rp 20 juta untuk gereja di Distrik 4 yang dirangkai dengan kegiatan aksi sosial.

Bishop Kristi Wilson mengucapkan terima-kasih atas kehadiran seluruh undangan. "Perayaan kali ini terbilang istimewa karena bukan saya saja yang saat ini berusia 50 tahun. Istri saya, Pdt Nettina Samosir, juga pada 26 Agustus lalu berusia 50 tahun", jelasnya.

Dia menjelaskan di tengah-tengah banyaknya pergumulan dan kesulitan hidup janganlah lupa berbuat kebaikan kepada sesama umat manusia.

Pada Minggu lalu, katanya, telah diberikan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Jl S Parman. "Pada perayaan tahun ini, saya menyerahkan semua pemberian ucapan syukur untuk pembangunan gereja. Seluruh jemaat Methodist seharusnya menjalani kehidupan dengan melakukan kegiatan yang berguna bagi orang lain bukan hanya untuk diri sendiri" ucapnya.

Sementara Pdt Nettina Samosir mengatakan usia 50 tahun merupakan fase untuk mengaktualisasi diri dalam menjalani pelayanan di tengah-tengah gereja dan masyarakat. "Sebagai seorang istri, saya setiap pagi mendoakan bishop dan gereja. Kami juga sering bertukar pikiran terkait pelayanan untuk memajukan gereja yang tentunya semuanya kami lakukan saat berada di rumah," jelasnya.

Turut hadir pada acara tersebut di antaranya Sekum PGI Sumut Pdt Hotma Hutasoit MTh, Bishop RPM Tambunan, ketua YPGMI Pdt Binran Sipayung, pimpinan perguruan PKMI 8 Drs Jatongam Nainggolan MM, Ketua DPP PPRS Indonesia Ir Asner Silalahi, Eddin Sihaloho SE, Ketua Punguan Toga Sinurat Kota Medan St Budiman Sinurat, para pimpinan distrik dan warga jemaat. (R16/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments