Jumat, 13 Des 2019

Gubernur Minta Masyarakat Dukung Pembangunan Masjid Agung Medan

admin Jumat, 23 Agustus 2019 12:54 WIB
SIB/Dok
Hadiri : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah menghadiri Tabligh Akbar di Masjid Agung Medan, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (22/8).
Medan (SIB) -Tabligh Akbar dengan tema 'Membangun Rumah di Surga' digelar di Masjid Agung Medan, Kamis (22/8). Selain penyampaian tausiyah oleh Ustaz Fatih Karim, juga dilakukan penggalangan dana untuk merampungkan pembangunan Masjid Agung, dan berhasil mengumpulkan infaq sekitar Rp2 miliar dari para jemaah yang hadir.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Agung yang direnovasi merupakan satu hal yang penting bagi masyarakat khususnya umat Islam. Sebab "Rumah Allah" itu, adalah cerminan sekaligus simbol kebesaran bagi warga muslim.

Selain itu, Gubernur juga memaparkan bagaimana rencana pembangunan di Sumut dalam sisa periode kepemimpinannya 4 tahun ke depan. Adapun beberapa hal disampaikannya seperti Asrama Haji yang akan dibangun di tempat khusus, Rumah Sakit Haji, serta penataan kota hingga pusat olahraga di Sumut.

"Saya minta masyarakat, bapak ibu semua mendukung ini. Tolong diaminkan, semoga ini bisa kita capai. Soal uangnya darimana, kita pikirkan sama-sama," ujar gubernur di hadapan ratusan jemaah didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.

Termasuk Masjid Agung Medan, di mana Edy adalah Ketua Panitia Pembangunannya, juga diharapkan bisa segera rampung dengan banyaknya umat Islam yang menyumbang tanpa ragu. Karena itu, jalannya pembangunan tidak bisa terlepas dari peran serta masyarakat.

"Saya mau melihat ini semua sudah siap, sebelum habis periode ini (2023). Mohon dukungan kita semua," ujar Gubernur, yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.

Sementara Ustaz Fatih Karim yang hadir dalam Tabligh Akbar tersebut juga ikut memotivasi para jemaah untuk tidak ragu memberikan yang terbaik bagi kemaslahatan umat. Apalagi, katanya, Masjid Agung adalah simbol kebesaran muslim di Kota Medan dan Sumatera Utara. Sehingga untuk pembangunannya, diperlukan keringanan dan kerelaan warga menyumbangkan sebagian hartanya.(M11/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments