Selasa, 21 Jan 2020

Granat Medan Minta Oknum Kapolsek Jual Sabu Dipecat

redaksi Selasa, 14 Januari 2020 22:07 WIB
Foto: SIB/Dok
Sastra
Medan (SIB)
Keterlibatan oknum Kapolsek Payung, Kabupaten Karo berinisial Iptu SSS menjadi preseden buruk yang mencoreng citra kepolisian terkait integritas dan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di Sumatera Utara. Konsekuensinya oknum tersebut harus dipecat dari dinas kepolisian.

Hal itu diungkapkan ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Medan, Sastra SH MKn, Senin (13/1) di Medan.
"Keterlibatan oknum Kapolsek inisial SSS, tentunya ini sudah mencoreng "wajah" institusi penegak hukum di Sumatera Utara. Bagaimana seorang Kapolsek terlibat langsung, hal ini sangat memalukan," tegas Sastra kepada SIB, Senin (13/1).

Pasca diamankan pihak kepolisian, diketahui SSS telah dicopot jabatannya sebagai Kapolsek Payung dan telah diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut.

Meski mengapresiasi pengungkapan kasus tersebut, Sastra mengatakan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi "pamong" bagi masyarakat namun terlibat narkoba seharusnya dihukum dengan pidana maksimal atau dipecat dari kesatuan.
"Harusnya dipidana dengan hukuman maksimal. Dengan demikian otomatis diberhentikan dengan tidak hormat dari dinas kepolisian," tutup Sastra.

Seperti diberitakan SIB sebelumnya, diduga terlibat penjualan narkotika jenis sabu, oknum Kapolsek Payung, Kecamatan Payung jajaran Polres Tanah Karo, Iptu SSS dicopot.

Keterlibatan Iptu SSS diketahui berawal dari penangkapan yang dilakukan petugas Satres Narkoba Polres Tanah Karo.
Sekedar diketahui, Iptu SSS baru menjabat sebagai Kapolsek Payung tiga bulan terakhir. Sebelumnya, ia perwira polisi di jajaran Polrestabes Medan. "Dulu dia itu Brimob, kemudian pindah ke Densus dan akhirnya pindah menjadi polisi umum," kata Wakapolres Karo. (M19/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments