Kamis, 27 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Filosofi Sumpah Pemuda Tak Berubah, Pengamalannya Disesuaikan Perkembangan Zaman

Filosofi Sumpah Pemuda Tak Berubah, Pengamalannya Disesuaikan Perkembangan Zaman

bantors Senin, 28 Oktober 2019 18:18 WIB
SIB/Dok
SUMPAH PEMUDA: Seminar yang diadakan GAMKI Deliserdang di Gereja HKBP Moria Perumahan BSP Jalan Galang Lubukpakam, Deliserdang Sabtu (26/10). Terlihat anggota DPRDSU Dr Jonius Taripar P Hutabarat (tengah) diapit Ketua DPC GAMKI DS Ratna Ginting SPd, Sekretaris GAMKI DS Pbs Hamonangan Sinaga SPd, tokoh dan cendikiawan muda Nias Victor Agus Setiawan Gulo, Ketua PAC GAMKI Lubukpakam Lydia Br Matondang SS dan moderator Rolando Marpaung.
Deliserdang (SIB) -Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Deliserdang mengadakan seminar Pemuda Kristen di Gereja HKBP Moria Perumahan BSP Jalan Galang-Lubukpakam, Deliserdang (DS) Sabtu (26/10).

Pembicara Dr Jonius Taripar P Hutabarat mengupas era digital di mana bermedia sosial sebagai satu 'keharusan'. Tapi, anggota DPRDSU itu minta kaum milenial khususnya generasi muda gereja untuk berinternet sehat, bijak dan mengacu pada hukum gereja. "Kalau sudah mengamalkan hukum gereja, meski belum akrab dengan UU ITE, mudah-mudahan tidak macam-macam dalam Medsos," ujar mantan Kapolres Taput tersebut.

Ia menyinggung soal Sumpah Pemuda yang tak akan lekang bahkan lapuk oleh zaman. Sumpah Pemuda tidak berubah. "Filosofi Sumpah Pemuda tetap aktual dalam kehidupan bangsa bernegara tapi pengamalannya yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman agar kekinian dan cepat familiar di batin kaum milenial," tambahnya.

Menjawab pertanyaan peserta kenapa Jonius Taripar Hutabarat bersedia meninggalkan jabatan bergengsi, empuk dan menjanjikan yang kemudian memilih menjadi anggota legislatif, purnawirawan perwira menengah polisi itu mengatakan setiap anak Tuhan, warga gereja, harus hidup dalam pengabdian.

"Mengabdi padaNya, mengabdi pada sesama. Itu yang saya jalankan. Sekarang bahkan saya sebagai pelayan masyarakat Sumut," paparnya didampingi Sekretaris GAMKI DS Pbs Hamonangan Sinaga SPd, tokoh dan cendikiawan muda Nias Victor Agus Setiawan Gulo, Ketua PAC GAMKI Lubukpakam Lydia Br Matondang SS dan moderator Rolando Marpaung.

Ketua DPC Gamki DS Ratna Ginting SPd mengatakan, seminar yang diadakan PAC GAMKI Lubukpakam adalah satu dari sekian kegiatan GAMKI di wilayah DS. "Semua kegiatannya bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM generasi muda khususnya warga gereja di DS," ujarnya.

Ia mengapresiasi topik kegiatan bertema Sejahterahkanlah Kota di Mana Kamu Berada (Yeremia 29:7) sebagai tanggung jawab warga GAMKI dalam pengabdian. "GAMKI adalah anak kandung gereja yang punya tanggung jawab lebih dalam membangun kejayaan gereja bersumber dari SDM warganya," tutup Ratna Ginting.

Lydia Br Matondang melaporkan selain seminar, kegiatan dirangkai dengan menguatkan iman yang disampaikan Pdt Dohar Malau, pengembala yang bertugas pelayanan di Malaysia. "Pembicara, selain Jonius Taripar Hutabarat yakni Kadis Kominfo Deliserdang Drs Haris Binar Ginting dan Ketua KPID Sumut Parulian Tampubolon SSi.

Pbs Hamonangan Sinaga mengatakan, kegiatan pun diikuti dengan ikrar Sumpah Pemuda, sekaligus akan menyerahkan tali kasih kepada masyarakat Deliserdang yang kurang mampu. "GAMKI DS mengapresiasi langkah dan pelayanan PAC GAMKI Lubukpakam yang dikomandoi Eidya Eva Luciana," ujar pembantu gembala jemaat di Gereja Pentakosta Sidomulyo Deliserdang tersebut. (R9/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments