Minggu, 08 Des 2019

Erupsi Sinabung Bisa Picu Inflasi di Sumut Makin Buruk

admin Jumat, 14 Juni 2019 11:48 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Laju tekanan inflasi selama tahun berjalan 2019 sudah berada di level 2.62%. Sudah mendekati target inflasi di kisaran 3.5%. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, karena melihat realisasi laju tekanan inflasinya menyisahkan kurang 1% lagi hingga penutupan akhir tahun.

"Jika Sumut ingin inflasi sesuai target, maka di tujuh bulan terakhir Sumut harus merealisasikan angka inflasi di bawah 1%," ujar pengamat ekonomi di Sumut Gunawan Benyamin kepada wartawan, Kamis (13/6).

Gunawan mengatakan, di lima bulan pertama tahun 2019 saja, inflasi Sumut sudah sebesar 2.62%. Walau demikian diyakininya Sumut akan mampu merealisasikan inflasi yang sesuai dengan target tersebut, bahkan tetap bisa di bawah target 3.5%, dengan catatan harga cabai merah mengalami penurunan di bulan-bulan selanjutnya.

"Saya sangat yakin cabai merah yang saat ini bertahan di 75 ribuan per Kg akan mampu turun nantinya. Karena siklus harga cabai merah ini memang seperti itu. Ada masanya mengalami penurunan setelah mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Dan bagi petani maupun pemerintah sebaiknya mewaspadai kemungkinan harga cabai merah turun tajam dalam waktu dekat," ujarnya.

Dia berharap cabai merah nantinya bisa menyumbang deflasi bagi Sumut yang bisa ditekan hingga mencapai 0.7% minimal. Sehingga ruang gerak pengendalian inflasi hingga penghujung tahun bisa lebih baik lagi. Hal ini sangat membantu kita dalam menekan biaya hidup masyarakat yang diakibatkan oleh laju tekanan inflasi.

Disebutnya, potensi inflasi yang ditimbulkan tidak akan sebesar realisasi inflasi selama Ramadan dan Idul Fitri. Diharapkan, ada deflasi besar yang akan terjadi dalam waktu dekat sehingga bisa mempermudah Sumut dalam mencapai sasaran inflasi.

Namun, katanya, Sumut mempunyai tantangan besar. Erupsi Sinabung bisa saja membuat kondisi inflasi Sumut semakin memburuk. Dan tidak ada satupun yang bisa memperkirakan kapan Sinabung akan erupsi kembali atau kapan erupsi itu akan selesai, ujarnya. (M2/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments