Senin, 10 Agu 2020

Efek Covid-19, Omzet Pedagang Seragam Sekolah di Medan Anjlok 90 Persen

Jumat, 10 Juli 2020 10:50 WIB
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI

Pembeli mencoba seragam sekolah di Pasar Pringgan, Medan, Sumatera Utara, Senin (1/6/2020). Penjualan seragam sekolah menjelang tahun ajaran baru mengalami penurunan akibat wabah COVID-19.  

Medan (SIB)
Omzet pedagang seragam sekolah jelang tahun ajaran baru 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 ini anjlok hingga 90 persen dibandingkan dengan musim yang sama tahun lalu. Biasanya, penjualan mencapai Rp10 juta per hari. Kali ini pedagang hanya bisa mengantongi Rp 500 ribu.

Salah seorang pedagang seragam di kawasan Jalan Ansari Medan, Andy (45) mengaku penurunan omzet menjelang tahun ajaran baru sudah terasa sejak awal mewabahnya Covid-19.

"Dari Maret sampai hari ini sangat terasa penurunannya, lebih dari 90 persen. Biasa Juni per hari bisa dapat Rp10 juta, sekarang rata-rata di bawah Rp500 ribu," ucap Andy kepada SIB, Kamis (9/7).

Andy mengakui lesunya pembeli seragam tahun ajaran baru merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Terlebih, hingga saat ini belum ada kepastian soal kapan kebijakan belajar di rumah akan berakhir dan sekolah akan kembali dibuka.

Dia mengakui pemberlakuan belajar di rumah imbas dari pandemi Covid-19 cukup mempengaruhi keberlangsungan usahanya. Tenaga kerja jahit terpaksa dirumahkan.

"Kasihan kan tenaga kerja saya sekarang jadi menganggur. Mereka dirumahkan dulu sampai waktunya memang dibutuhkan untuk produksi lagi. Karena kami saat ini pun belum bisa beli bahan," ujarnya.

Nasib serupa juga dirasakan pedagang lain, Ayu Ningsih (46). Menurut pengelola toko seragam sekolah di Pusat Pasar Medan itu, pihaknya mengalami penurunan omzet hingga 60 persen."Terasa sekali dampak pandemi ini. Dalam sehari paling yang beli ke toko hanya 5 stel, kadang lebih," katanya.

Padahal, kata dia, momen tahun ajaran baru adalah kesempatan pedagang untuk meraup utang. “Biasanya kami produksi seminggu tiga kali sekarang hanya sekali seminggu," ucapnya.

Tak hanya di Pusat Pasar Medan, kondisi serupa pun terjadi di sebagian pusat bisnis lainnya di Kota Medan. Di Pasar Simpang Limun, pemilik toko yang menjual perlengkapan sekolah banyak yang tutup karena mengaku penjualannya turun drastis. (M12/c)

T#gs Efek Covid-19Omzet PedagangSeragam Sekolah
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments