Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Dubes RI Hasrul Azwar Berharap Jalur Khusus Kaum Difabel dan Wanita Hamil di KNIA Dibuka Kembali

Dubes RI Hasrul Azwar Berharap Jalur Khusus Kaum Difabel dan Wanita Hamil di KNIA Dibuka Kembali

admin Sabtu, 06 April 2019 11:11 WIB
Kualanamu (SIB)-Duta Besar RI untuk Kerajaan Maroko,Drs Haji Hasrul Azwar berharap PT Angkasa Pura II membuka kembali jalur khusus penumpang prioritas bagi kaum difabel dan wanita hamil di Kualanamu Internasional Airport(KNIA)Deliserdang.

Dubes RI untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania Hasrul Azwar menyatakan hal itu menjawab pertanyaan SIB,Kamis (4/4) malam di Bandara Kualan amu.

Hasrul Azwar yang dikenal sebagai politikus Partai Persatuan Pembangunan itu menilai rasa kemanusiaan pihak PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara bertaraf internasional sangat "tipis".

"Saya mendesak PT Angkasa Pura II membuka kembali jalur khusus prioritas penumpang bagi kaum difabel dan ibu hamil di Bandara Kualanamu itu",papar Hasrul Azwar.

Pejabat Satuan Pengawas Internal (SPI) PT Angkasa Pura II baru-baru ini mendadak menutup jalur khusus prioritas penumpang bagi kaum difabel dan ibu hamil serta penumpang elite plus di Bandara Kualanamu.

Disebutkannya, penutupan jalur khusus itu sangat merugikan penumpang misalnya penumpang sakit,penumpang naik kereta sorong dan ibu hamil yang membutuhkan jalur khusus itu.

Khusus menyangkut petugas AVSEC yang meloloskan penumpang normal melintas melalui jalur khusus itu,Hasrul Azar mengingatkan agar petugas AVSEC itu ditindak tegas, bukan jalur khusus prioritas penumpang bagi kaum difabel dan ibu hamil itu yang ditutup.

"Saya heran, petugas AVSEC Bandara KNIA yang lalai, kok penumpang yang dirugikan", papar Hasrul Azwar menambahkan.
Dalam Pemilu 2019 mendatang, Hasrul Azwar juga ikut bertarung sebagaj Caleg DPR RI Dapil Sumut I.(A23/c)

T#gs Dubes RI Hasrul Azwar Berharap Jalur Khusus Kaum Difabel dan Wanita Hamil di KNIA Dibuka Kembali
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments