Rabu, 23 Okt 2019

Drainase Buruk, Kawasan Rumah Anggota DPRD Medan Banjir

admin Kamis, 10 Oktober 2019 12:02 WIB
SIB/Dok
BANJIR : Kawasan rumah anggota DPRD Medan, Drs Daniel Pinem yang berada di Kompleks Asrama Polri/Jalan Sakura I Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan mengalami banjir, Rabu (9/10).
Medan (SIB) -Hujan deras yang melanda Kota Medan, Rabu (9/10) membuat sejumlah kawasan banjir. Bahkan kawasan rumah salah seorang anggota DPRD Medan, Drs Daniel Pinem di Kompleks Asrama Polri/Jalan Sakura I Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan juga mengalami banjir.

Hal itu ditengarai akibat sistem pengerjaan drainase yang dilakukan Pemko Medan di sejumlah wilayah dinilai sangat buruk dan tidak memakai perencanaan yang tepat sehingga mengakibatkan kawasan pemukiman warga kebanjiran.

Saat dimintai komentarnya, Daniel Pinem mengatakan imbas dari ketidakjelasan planning yang dilakukan pihak Pemko Medan membuat kawasan Jalan Sakura I dan sekitarnya menjadi kebanjiran.

"Air datang dari arah Jalan Flamboyan karena drainase tidak mampu menampung debit air yang datang. Akibatnya air tumpah ruah ke arah perumahan warga," ujar Sekretaris F-PDI Perjuangan DPRD Medan itu.

Disebutkannya, pengerjaan drainase itu, selain tidak memperhatikan alur pembuangan air, juga hanya sampai pertengahan kawasan Jalan Sakura I dan tidak diteruskan hingga ke Jalan Bunga Sakura Raya sebagai jalur parit besar.

Akibatnya bila hujan deras turun, air akan mengenangi kawasan Jalan Sakura I dan sekitarnya. Diakuinya, kawasan rumahnya juga mengalami kebanjiran.

Kondisi ini terus terulang lagi kalau hujan turun. Hal ini sudah beberapa kali disampaikan ke Pemko Medan agar ada perbaikan, namun hingga kini tidak ada perbaikan dan realisasi pembangunan drainase yang bagus, ujarnya.

Untuk perbaikannya, menelan biaya besar. Karena kawasan itu membutuhkan gorong-gorong besar untuk menampung semua air yang datang dari drainase. Namun karena tidak ada gorong-gorong besar, air yang melintas di drainase menjadi tumpah ke jalanan dan rumah warga, ujarnya.

Ditambahkan Daniel, banyak warga yang mengadu kepadanya atas seringnya terjadi banjir di kawasan mereka. Bukan hanya warga yang protes, saya sebagai wakil rakyat pun sangat kecewa. Sudah berkali-kali permasalahan banjir di sana dilaporkan ke Pemko Medan, namun belum juga ada perbaikan dan realisasi pembangunan," sebutnya.

Diharapkannya ada perhatian Pemko Medan atas keluhan yang disampaikan warga. Setiap kali hujan, banjir selalu menghampiri rumah penduduk. "Segera bangun gorong-gorong besar untuk menampung air dari drainase yang ada di kawasan itu. Hanya itu yang bisa menjadi solusinya," pungkasnya. (A13/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments