Kamis, 22 Agu 2019

Dinding Parit Rubuh, Warga Takut Rumahnya Amblas

admin Senin, 11 Februari 2019 11:03 WIB
SIB/Desra Gurusinga
Amblas : Anggota DPRD Medan Drs Daniel Pinem bersama warga memantau drainase di Jalan Flamboyan Raya Pondok Batuan Lingkungan XII Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Medan Selayang yang amblas beberapa waktu lalu.
Medan (SIB) -Rubuhnya dinding parit sepanjang 1 Km di Jalan Flamboyan Raya Pondokbatuan Lingkungan XII Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Medan Selayang membuat warga mulai was-was terhadap longsornya rumah mereka.

Ketakutan warga semakin bertambah, karena akibat amblasnya dinding drainase itu membuat rongga besar di bawah rumah mereka. Dikhawatirkan dalam waktu yang tidak begitu lama, rumah warga akan longsor dan bisa menimbulkan korban baik jiwa maupun harta benda.

"Kami sekeluarga saat ini sudah merasa ketakutan, terutama pada malam hari. Jangan-jangan, nanti saat tidur pada malam hari, rumah kami bisa saja longsor karena tanah di bawahnya sudah berongga," ujar warga Jalan Flamboyan Raya Pondokbatuan Lk XII, James Bantu Bangun, Sabtu (9/2).

Amblasnya saluran drainase itu sudah hampir sebulan lamanya terjadi tapi belum juga ada perbaikan dikabulkan dinas terkait. Sementara tanah di bawah rumah warga ikut tergerus air sehingga memiliki rongga yang dalam, persisnya di bawah rumah sejumlah warga.

Kerusakan terparah ada sekira 50 meter mulai dari Gang Mawar sampai ke Gang Famili Jalan Flamboyan Raya Pondok Batuan Lk XII. Dikhawatirkan rumah-rumah warga yang berada di sisi drainase akan longsor.

"Saat ini di bawah bangunan rumah kami sudah ada lubang besar akibat tanahnya tergerus air. Apalagi drainase itu dalamnya mencapai 3,5 meter," ujar Bangun.

Akibat lainnya, sejumlah warga terpaksa mengalihkan jalan keluar melalui pintu belakang karena bagian depan langsung menuju drainase yang amblas tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu, ada anak yang jatuh ke dalam parit itu.

Bangun menyebutkan, dirinya bersama warga lain sudah melapor ke aparat kelurahan, namun sampai saat ini belum ada perbaikan. Untunglah Anggota Dewan Daniel Pinem merespon keluhan mereka dengan cepat dan langsung menghubungi pihak UPT Dinas PU Medan.

Anggota Komisi D DPRD Medan Drs Daniel Pinem saat ditemui di lokasi mengatakan, amblasnya dinding drainase ini harus segera disikapi Dinas PU Kota Medan secepatnya. Jangan menunggu ada korban jatuh baru dilakukan perbaikan. Bukan tidak mungkin kalau itu terjadi, akan menelan korban jiwa. Sehingga pihak terkait harus cepat memerbaiki drainase yang baru 2-3 tahun selesai dikerjakan," sebut Pinem.

Ditambahkannya, amblasnya drainase ini disinyalir akibat pengerjaan proyek pembetonan parit itu dimana pondasi dan kontur tanah di sekitar lokasi tidak sesuai dengan bangunan drainase tersebut. Ditambah lagi besi cor yang digunakan diduga tidak sesuai dan beberapa akar pohon yang ada di pinggir saluran drainase tidak dicabut sehingga dinding drainase menjadi tidak kuat.

Ditambahkan Pinem, sejumlah staf UPT Dinas PU sudah turun ke lapangan dan mengecek amblasnya drainase itu. Namun perbaikan drainase belum dilakukan, hanya memperbaiki titi (jembatan) dari jalan ke rumah warga. (A13/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments