Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Dijadikan Lapak Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba, 2 Rumah di Lahan Garapan Dirubuhkan

Dijadikan Lapak Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba, 2 Rumah di Lahan Garapan Dirubuhkan

admin Rabu, 14 Agustus 2019 21:07 WIB
SIB/Roy Surya Damanik
RUBUHKAN RUMAH: Alat berat Eskavator merubuhkan 2 bangunan rumah permanen di lahan garapan Jalan Jermal 15 Ujung Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, yang dijadikan tempat peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta perjudian, Selasa (13/8).
Medan (SIB) -Petugas gabungan dari Polsek Medan Area, Polsek Percut Sei Tuan, unsur TNI dari Koramil dan Kecamatan memimpin langsung perubuhan 2 bangunan rumah permanen di lahan garapan Jalan Jermal 15 Ujung Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, yang dijadikan tempat peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta perjudian, Selasa (13/8) siang hingga sore.

Sebelum perubuhan rumah dilaksanakan, terlebih dahulu Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar, Camat Medan Denai Ali Sipahutar dan Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Subroto memberikan pengarahan kepada puluhan petugas gabungan di kantor Kecamatan Medan Denai Jalan Pancasila.

Usai memberi pengarahan, petugas bergerak menuju ke lahan garapan Jalan Jermal 15 dan diikuti 2 alat berat Eskavator. Setibanya di lokasi, kedatangan petugas disambut oleh tokoh agama dan masyarakat. Secara simbolis, tokoh agama, masyarakat, TNI dan Kapolsek secara gantian merubuhkan tembok rumah dengan menggunakan palu.

Setelah itu 2 alat berat Eskavator merubuhkan dua bangunan rumah serta pohon berukuran besar. Tak sampai 1 jam, rumah tersebut sudah rata dengan tanah. Sementara seratusan warga sekitar sangat antusias melihat perubuhan rumah tersebut.

Sejumlah warga sekitar saat diwawancarai di lokasi sangat mengapresiasi petugas karena sudah merubuhkan rumah yang cukup meresahkan itu. Diungkapkan warga, kedua rumah itu sering dijadikan tempat peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta perjudian.

Warga mengaku sering mendapat ancaman dan teror dari pala pelaku narkoba, sehingga warga yang sudah tinggal di lokasi merasa ketakutan dan memilih meninggalkan rumahnya dan mencari tempat tinggal yang baru.

Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar dan Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Subroto yang dikonfirmasi mengatakan, perubuhan 2 bangunan rumah permanen ini merupakan hasil kesepakatan warga, tokoh agama, pemerintah setempat serta perintah lisan Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Dr Dadang Hartanto.

Terkait perubuhan rumah tersebut sambung Kompol Anjas, pemilik rumah menyatakan tidak keberatan lantaran rumahnya sudah dikuasai para pengedar dan pengguna narkoba. Terkait perubuhan bangunan tersebut, sebelumnya petugas Polrestabes Medan melakukan gerebek kampung narkoba (GKN) hingga 4 kali pada Agustus lalu. Namun di lokasi tetap dijadikan para pengedar narkoba menjalankan bisnis haramnya.

"Kita dari Polsek Medan Area yang memotori kegiatan ini. Insyaallah akan kita data kembali kepemilikan bangunan yang digunakan dan dimanfaatkan oleh sekelompok tertentu untuk dalam peredaran narkoba," pungkasnya. (M16/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments