Rabu, 23 Okt 2019

Deliserdang Terus Melakukan Inovasi Menuju Lumbung Pangan

Admin Jumat, 07 Desember 2018 15:40 WIB
Kabupaten Deliserdang menempati area seluas 2.497,72 Km2 yang terdiri dari 22 kecamatan dan 394 desa/ kelurahan definitif. Sementara jumlah penduduknya dengan data Juni tahun 2016 sebanyak 2.072.521 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 830 jiwa per Km2. Jumlah rumah tangga sebanyak 485.488, dengan setiap rumah tangga dihuni sekitar 4 jiwa. 

Sedangkan laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2015-2016 sebesar 2,13 persen. Adapun potensi pertanian di Deliserdang, padi sawah luas panen tahun 2016, 81.956 hektare (Ha) produksi 490.684 ton meningkat pada tahun 2017 menjadi 88.881 Ha produksi 503.833,62 ton, lalu padi ladang 388 Ha meningkat menjadi 673 Ha, jagung 17.184 Ha meningkat 24.548 Ha, kedelai 30 Ha meningkat 101,1 Ha dan kacang hijau 120 Ha meningakat 571 Ha. Untuk peternakan, tahun 2016 sapi potong 91.763 ekor meningkat pada tahun 2017 menjadi 93.598 ekor, kerbau dari 3.903 ekor meningkat menjadi 3.981 ekor, kambing dari 141.833 ekor menjadi 144.669 ekor, ayam dari 11.148 ekor menjadi 11.928 ekor, babi dari 55.139 ekor menjadi 56.236 ekor. 

Sementara untuk produksi dagang ternak besar sapi pada tahun 2016 sebanyak 2.255.960 Kg meningkat pada tahun 2017 menjadi 2.279.858 Kg, daging unggas tahun 2016 sebanyak 7.980.779 Kg pada tahun 2017 menjadi 8.957.746 Kg dan produksi telur pada tahun 2016 sebanyak 238.843.720 butir pada tahun 2017 menjadi 262.728.093. Potensi perikanan, penangkapan dari laut pada tahun 2016 sebanyak 23.548 ton pada tahun 2017 meningkat menjadi 25.859 ton, di perairan umum 318 ton meningkat menjadi 327 ton, budi daya laut meningkat dari 18 ton menjadi 50 ton. 

Untuk luas budidaya perikanan dan perairan umum, tahun 2016 budidaya tambak sebanyak 852 Ha pada tahun 2017 menjadi 865 Ha, kolam ikan dari 1.305 Ha menjadi 1.537 Ha. Nelayan dan pembudidayaan ikan, nelayan laut dengan waktu penuh pada tahun 2016 sebanyak 9.388 orang pada tahun 2017 menjadi 9.915 orang, nelayan sambilan dari 3.860 menjadi 3.924 orang. Konsumsi perkapita pada tahun 2016 angkanya 36,43 pada tahun 2017 menjadi 37,58. 

Peluang investasi, perikanan tangkap docking kapal (kapasitas 10- 15 ton) dan perbengkelan mesin kapal perikanan, perikanan budidaya peluangnya budidaya ikan tawar dan udang vanname dan bina usaha peluangnya pabrik es mini, cold storage mini (10-20 ton), pabrikasi pengolahan hasil perikanan dan pembuatan ikan asin. Untuk mendukung lumbung pangan, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pada acara peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 tingkat Kabupaten Deliserdang, Selasa (4/12) di Gedung Balairung, Lubukpakam mengajak masyarakat untuk terus melakukan inovasi dalam meningkatkan hasil produktivitas maupun penemuan baru demi terwujudnya kemandirian pangan dan ketahanan pangan secara berkelanjutan. 

"Mari kita jadikan peringatan hari pangan sedunia ke- 38 ini sebagai momentum untuk terus berinovasi dalam meningkatkan hasil produktivitas pangan, melalui pemanfaatan lahan, baik melalui intensifikasi maupun penemuan yang baru, demi terwujudnya kemandirian pangan dan ketahanan pangan secara berkelanjutan, sehingga Deliserdang menjadi sebagai salah satu penopang Indonesia menuju lumbung pangan dunia pada tahun 2045," kata Ashari Tambunan. Pangan merupakan kebutuhan dasar pokok bagi setiap manusia yang harus terpenuhi, baik dari ketersediaan, keterjangkauan maupun keamanannya. 

Karena dengan terpenuhinya kebutuhan pangan yang cukup, sangat berpengaruh terhadap kualitas Sumber Daya Manusia yang dihasilkan. Untuk mendukung inovasi lumbung pangan, turut diserahkan CSR seperti Sub Terminal Agribisnis Cluster Cabe dari Bank Indonesia kepada Bupati Deliserdang yang selanjutnya diserahkan kepada kelompok Juli Tani Kecamatan Beringin. Begitu juga dengan PT Anugerah Pupuk Lestari menyerahkan bantuan kepada Bupati Deliserdang yang selanjutnya diserahkan kepada Ketahanan Pangan Deliserdang. Adapun para kader inovasi pangan di Kabupaten Deliserdang di antaranya, Suhendri merupakan pemuda desa yang cuma berpendidikan dasar berdomisili di Pematang Biara Kecamatan Pantailabu usaha ternak memproduksi telur puyuh serta pembibitan. 

Aisyah Nuryanti di Desa Tanjungselamat Kecamatan Sunggal kader pangan tumbuhan produk jamur segar dan olahan serta pembibitan jamur. Lamidi di Desa Sarangburung, Pantailabu kader pangan ternak dan ikan yang memiliki penghasilan harian, bulanan dan tahunan dengan produk telur itik, ikan lele dan kambing. Darwis Harahap di Kutalimbaru, sukses dalam usaha kopi. 

Kemudian, Bambang Hariadi di Kecamatan STM Hilir yang mantan guru beralih profesi menjadi pengusaha susu kambing etawa. Ramkana dari Desa Wonosari, Tanjungmorawa kader pangan asal tumbuhan yang memproduksi bermacam aneka sayuran. Alimuddin Affandi di Desa Lama, Hamparanperak kader pangan asal tumbuhan dan ternak puyuh. Nur Jannah dari Desa Medan Krio, Sunggal kader pangan dari penganekaragaman pangan seperti usaha bakery. 

Dan Suriani asal Kutalimbaru yang merupakan kader pangan memproduksi makanan cemilan stik labu kuning. Selanjutnya untuk mendukung pertanian, Bupati Ashari Tambunan menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan kelompok tani seperti bantuan modal, bantuan ternak, bantuan bedah rumah, bantuan benih tanaman, bantuan tractor, handsprayer, pompa air, bantuan bibit buah buahan dan bantuan alat panen ikan. 

Dalam capaian inovasi pangan di Deliserdang, perlunya penguatan kerjasama dalam sosialisasi capaian pembangunan ketahanan pangan khususnya lingkungan pertanian dan perikanan serta masalah dan solusi yang akan dilakukan. 

Lalu memotivasi pelaku pertanian agar lebih intensif dan substain berperan dalam pembangunan pertanian dalam menunjang ketahanan pangan daerah guna memperkuat ketahanan pangan nasional. (Adv/h)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments