Selasa, 25 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1

Dandim 0204/DS Tinjau Banjir di Seibamban Sergai, 448 Rumah Terendam

Jumat, 16 November 2018 14:12 WIB
SIB/Rimpun H Sihombing
TINJAU BANJIR : Dandim 0204 DS Letkol Kav Syamsul Arifin SE MTr (Han) didampingi Camat Seubamban Jarmen Sihabat, Danramil 10/SR Kapten Arh L Bennedi Situmeang tampak berbincang-bincang dengan warga saat meninjau situasi banjir di Desa Sukadame, Kecamatan
Sergai (SIB) -Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin SE MTr (Han) meninjau situasi banjir yang melanda  beberapa desa di Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai),  Kamis (15/11) siang.

Pantauan di lokasi, Dandim saat itu didampingi Camat Seibamban Jarmen Sijabat, Danramil 10/SR Kapten Arh L Bennedi Situmeang dan Kepala Desa (Kades)  Sukadame Karnain. Mereka berjalan kaki menyusuri genangan air untuk melihat langsung pemukiman warga dan areal persawahan yang terendam air. Dandim menyempatkan waktu berbincang-bincang untuk memberi motivasi  kepada warga.         

Kepada wartawan Dandim mengatakan, apabila  banjir semakin memburuk, pihaknya telah menyiapkan tim reaksi cepat, untuk membantu mengevakuasi warga. Dia juga telah berkordinasi dengan pihak Pemkab Sergai untuk mencari  penyebab banjir dan solusinya, sehingga kejadian serupa tidak berulang setiap tahun.

Pada kesempatan itu, Dandim juga mengimbau warga untuk bersabar dan tetap waspada dengan cuaca ekstrim yang  terjadi belakangan ini . Jika situasi semakin memburuk, anggota kami siap siaga 24 jam  bergerak membantu mengevakuasi warga," tegasnya.

Sementara Camat Seibamban, Jarmen Sijabat menuturkan hujan yang turun hampir setiap hari dan jebolnya tanggul yang ada di Desa Malasori, Kecamatan Dolok Masihul,  mengakibatkan air meluber dan merendam pemukiman warga dan areal persawahan di tiga desa yang ada di Kecamatan Seibamban.

Dikatakannya, sesuai informasi di  lapangan,  jumlah pemukiman warga yang terdampak banjir sebanyak 448 rumah dan 290 hektar areal persawahan yang sebagian besar sudah ditanami padi. (C02/c)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments