Selasa, 07 Apr 2020

Limbahnya Mengaliri Sawah Masyarakat

DPRD Medan Beri Waktu 2 Bulan Kepada PT KIM untuk Normalisasi Parit

Jumat, 28 Februari 2020 12:57 WIB
radarcirebon.com

Ilustrasi

Medan (SIB)
Ketua Komisi II DPRD Medan Aulia Rahman memberikan waktu 2 bulan kepada PT KIM untuk mengatasi banjir akibat air limbah yang berasal dari perusahaan saat hujan tiba.

"Kami beri waktu 2 bulan untuk menormalisasi parit yang mengalir ke rumah penduduk dan mengakibatkan banjir. Jika tidak ada dilakukan normalisasi, maka pihaknya akan meminta Pemko menutup parit tersebut," ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/2).

Menurutnya, pembagian nasi bungkus kepada masyarakat di saat banjir sebaiknya dialihkan untuk pembuatan sumur resapan air, bila perlu memakai dana CSR. Karena dalam setahun sudah 2 kali banjir yang dampaknya limbah mengaliri sawah masyarakat sehingga padi mereka mati, ujarnya.

"Tolong hargai masyarakat, kenapa sampai saat ini tidak ada penyelesaian. Artinya PT KIM tidak becus melakukan pengawasan air limbah yang mengalir ke rumah penduduk padahal sudah ada kesepakatan antara KIM dengan masyarakat" ujarnya.

Anggota Komisi II H Surianto SH mengingatkan jika tidak ada solusi dari PT KIM, sebaiknya parit yang mengalir ke rumah warga ditembok saja. “Kalau KIM tak ada beri solusi, ditembok saja paritnya. Jadi air limbah gak mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.

Sementara itu menurut Dir Operasi dan Pengembangan PT KIM Ilmi Abdullah dalam RDP kemarin mengatakan KIM hanya perlintasan, dimana air yang berasal dari berbagai kawasan masuk ke KIM 100 persen, tapi yang keluar hanya 30 persen, sehingga air menjadi tergenang.

PT KIM sudah berupaya mengatasinya, walau belum sempurna, karena masih sebatas koordinasi. Bukan hal mudah untuk mengatasi banjir di kawasan KIM, ujarnya.

"Kami tidak bisa mengambil langkah sendiri, karena harus koordinas dengan Pemprov Sumut, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang. KIM sudah termasuk master plan. Pemberian nasi kepada masyarakat, semata-mata untuk empati saja saat banjir,” ujarnya. (M13/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments