Jumat, 24 Jan 2020

DPP Letho Minta Erick Thohir Jangan Usik dengan Isu Kasus Asuransi Jiwasraya

redaksi Selasa, 14 Januari 2020 22:14 WIB
Foto: SIB/Victor Ambarita
Jumpa pers : Wakil Ketua DPP Letho Lisman Hasibuan didampingi Ansar Ilo dan relawan jumpa pers menyikapi kasus mega skandal Asuransi Jiwasraya di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Minggu (12/1).
Jakarta (SIB)
Dewan Pimpinan Pusat Relawan Loyalis Erick Thohir For Jokowi-Amin (DPP Letho) menyikapi kasus mega skandal Asuransi Jiwasraya dalam beberapa hari terakhir ini telah menyita perhatian publik dan menjadi isu nasional.

"Kasus ini semakin mempertegas betapa parahnya tata kelola beberapa BUMN setelah kasus Garuda juga mencuat ke publik," kata Wakil Ketua DPP Letho, Lisman Hasibuan, dalam jumpa pers di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Minggu (12/1).

Letho adalah salah satu organ pendukung pasangan calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin yang secara resmi terdaftar di direktorat relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) yang terdaftar sejak 24 Januari 2019.

Lebih lanjut Lisman menilai kasus Jiwasraya ini semakin menjadi seksi karena diindikasi ada pihak-pihak yang mencoba menggiring opini ke arah politisasi.

"Bahkan, dalam beberapa pemberitaan, 'perampokan' dana nasabah yang terjadi di Jiwasraya, tuduhannya diarahkan ke sosok Erick Thohir," bebernya.

"Adalah hal yang sangat wajar jika Letho menyikapi kasus mega skandal Jiwasraya ini karena terindikasi ada upaya menyeret nama Erick Thohir yang saat ini adalah sebagai Ketua Dewan Penasehat DPP Letho. Sebab itu, jangan coba-coba usik Erick Thohir," imbuh Lisman.

Sementara Ketua Umum DPP Letho, Anshar Ilo, mengapresiasi upaya dan itikad baik pemerintah khususnya Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyelesaikan kasus Jiwasraya ini secara hukum dan bisnis.

"Berkenaan penyelesaian secara hukum, Letho sepenuhnya percaya kepada mekanisme yang dijalankan oleh institusi kepolisian dan Kejaksaan Agung termasuk BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) agar kasus ini diungkap secara tuntas, jelas dan transparan," kata dia.

"Terkait hal ini, Letho menyarankan agar dilakukan pembekuan aset-aset yang terindikasi terkait dengan kasus Jiwasraya termasuk mencekal para pihak yang bertanggung jawab atas kerugian Jiwasraya," tegas dia.

Letho, ucap Anshar, sepenuhnya akan mengawal kebijakan Erick Thohir dalam upaya bersih-bersih di semua BUMN dan tidak akan segan-segan melibatkan seluruh anggota dan simpatisan Letho se-lndonesia yang saat ini lebih dari satu juta orang serta mengerahkan potensi yang dimiliki.

"Untuk itu, kami memperingati kepada siapapun untuk tidak mendzalimi Erick Thohir yang sedang berusaha memperbaiki kinerja BUMN. Letho akan melakukan upaya hukum jika ada pihak-pihak yang secara nyata melakukan fitnah kepada Erick Thohir baik secara pribadi maupun sebagai Menteri BUMN," tandasnya. (J03/d)


T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments