Minggu, 27 Sep 2020
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Cegah Abrasi Pantai, Kasdam I/BB dan Kapoldasu Tanam Ribuan Mangrove di Tanjungrejo

Cegah Abrasi Pantai, Kasdam I/BB dan Kapoldasu Tanam Ribuan Mangrove di Tanjungrejo

Minggu, 27 September 2015 13:59 WIB
SIB/Roy Damanik SKom
TANAM POHON: Menyambut HUT ke-70 TNI, Kasdam I/BB Brigjen Cucu Soemantri, Kapoldasu Irjen Pol Ngadino dan Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Rudi Silaen SH SIK menanam pohon mangrove di bibir pantai Desa Tanjung Rejo Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (26/
Medan (SIB)- Dalam rangka menyambut HUT ke-70 TNI, Pangdam I/BB yang diwakili Kasdam I/BB Brigjen Cucu Soemantri dan Kapoldasu Irjen Pol Ngadino menggelar aksi tanam ribuan pohon mangrove di bibir pantai Desa Tanjungrejo, Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sabtu (26/9) siang.

Acara yang juga dihadiri jajaran TNI AU, AD, Marinir/AL, Pramuka dan OKP tersebut diawali kata sambutan Kasdam I/BB, disusul Kapoldasu dan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan yang turut hadir di lokasi. Selanjutnya kata sambutan dengan pesan bersama rakyat TNI kuat, hebat dan profesional. Siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian itu diakhiri.

Brigjen Cucu Soemantri, Irjen Pol Ngadino, Ashari Tambunan, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Rudi Silaen SH SIK serta yang lainnya mengganti sepatunya dan memakai topi, lalu berjalan ke bibir pantai untuk menanam pohon mangrove. Penanaman itu juga dibantu personil TNI dan pramuka.

Setelah itu Brigjen Cucu Soemantri, Irjen Pol Ngadino, Ashari Tambunan dan Kapolsek Percut Sei Tuan bersama jajarannya kembali lagi ke lokasi awal dilaksanakannya acara. Selanjutnya diisi dengan nyanyian artis lokal yang diiringi musik keyboard, serta joget para anggota TNI di depan panggung. Setelah itu secara bergantian Brigjen Cucu Soemantri, Irjen Pol Ngadino dan Ashari Tambunan menyumbangkan lagunya di atas panggung.

Kapoldasu Irjen Pol Ngadino di sela-sela acara ketika diwawancarai menegaskan, ia meminta jajaran Polda Sumut untuk memberikan sanksi tegas kepada para pengusaha yang melakukan pengrusakan hutan mangrove.

"Sanksi tersebut juga akan diberikan kepada aparat Polri dan TNI, apabila diketahui memback up para pengusaha terlibat rusakan hutan mangrove," pungkasnya.

Sementara itu, Cucu Soemantri mengaku, yang perlu disampaikan kepada masyarakat salah satunya pelestarian lingkungan. “Sebagaimana di ketahui, yang kita tanam saat ini pohon mangrove. Itu dulu jauh dari laut ke daratan, tetapi semakin terkikis. Diharapkan dalam penanaman mangrove ini, kita mendorong masyarakat sekelilingnya agar menjaga mangrove ini, sehingga menjaga lingkungan dan mencegah abrasi," ujarnya.

Lanjutnya, itu merupakan harapan bersama supaya tidak terjadi abrasi. Terkait dalam hal ini, dari pemerintah daerah khususnya Kabupaten Deliserdang dan jajaran Polda dan Lamtamal, di sini semua komponen bersama-sama secara sikologis mendorong. Intinya masyarakat mau menjaga dan melestarikan.

"Kita tidak hanya menanam saja. Bila ada kerusakan, di sini ada Koramil, Babinsa, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, kepala desa yang dapat memerhatikannya. Ini secara kesinambungan, setiap minggunya atau sebagainya ini akan dikontrol masyarakat diajak agar memelihara. Sehingga apabila ada pohon yang mati akan kita isi ulang. Namun, apa bila ada pohon yang tumbuh tinggi, jangan sampai ada yang memotongnya," himbaunya. (A20/A19/y)



T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments