Rabu, 20 Nov 2019

Cadangan Listrik Bertambah, PLN Dukung Investor Tanam Modal di Sumut

bantors Senin, 14 Oktober 2019 14:15 WIB
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: GM PLN UIK SBU Bambang Iswanto dan Senior Managaer SDM dan Umum Sigit Prasetyo foto bersama wartawan di PLTA Renun Dairi, Jumat (11/10).
Medan (SIB) -GM PT PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIK SBU) Bambang Iswanto mengatakan, pada 2019 ini cadangan listrik di Sumut semakin baik setelah masuknya pasokan dari pembangkit-pembangkit baru dan juga tersambungnya SUTET 275 Kv.

"Beban puncak saat ini sekitar 2.300 MW, sementara kita memiliki daya 3.000 MW dan akan bertambah lagi sekitar 900 MW, sehingga cadangan kita akan ada sekitar 30 persen",kata Bambang di sela kegiatan Media Gathering dan Site Visit PLTA Renun, Kecamatan Silalahi, Kabupaten Dairi, Jumat (11/10).

Bambang didampingi Senior Managaer SDM dan Umum PLN UIK SBU Sigit Prasetyo menjelaskan, tambahan daya itu berasal dari pembangkit-pembangkit baru yang masuk ke Sumatera Utara, antara lain dari PLTU Pangkalansusu unit 3 dan 4 dengan kapasitas 2 x 200 MW, kemudian PLTMG Arun unit 2 yang akan menyumbang daya listrik hingga 250 MW.

"Kalau untuk PLTMG Arun akan masuk secara bertahap, di 2019 akhir akan masuk satu blok dulu sebesar 50 MW. Dan sisanya 200 MW akan masuk di 2020 dan nantinya juga ada pembangunan PLTMG Duri dengan kapasitas 250 MW di Riau," katanya.

Dikatakannya, pertumbuhan permintaan daya listrik di Sumatera Utara lebih tinggi dari nasional. Di akhir 2018 cadangan listrik di Sumatera Utara hanya 3 persen dari beban puncak karena pertumbuhan demand yang luar biasa sementara belum ada pembangkit yang masuk ke sistem.

Sumut mulai terbebas dari pemadaman listrik secara rutin sejak pertengahan 2017, sehingga saat itu PT PLN mengambil kebijakan menyewa kapal listrik asal Turki.

Menurutnya, secara teori keandalan listrik dikatakan aman jika ada cadangan sekitar 30 persen. Di Jawa-Bali cadangan listriknya sekitar 30 persen dan Sumut sedang bergerak ke sana.

"Harapan kita dengan adanya tambahan daya 900 MW di 2019 akan menjaga keandalan listrik di Sumut. Dan PLN dapat terus memberikan pelayanan terbaik ke konsumen," tandasnya.

Dengan cadangan yang cukup, maka bisa melakukan pemeliharaan mesin dengan baik dan tidak dikejar-kejar waktu."Kita siapkan listrik yang baik, maka investor akan datang", katanya lagi.

Bambang juga menjelaskan, beberapa program unggulannya, antara lain menurunkan biaya pokok industri dengan menggunakan gas yang lebih murah dibanding BBM. Ia juga menyebutkan , sekarang PLN Sumut dinilai terbaik dalam pengelolaan lingkungan untuk semua pembangkit. Kalaupun ada listrik padam, bukan karena dari pembangkit , tapi ada pemeliharaan di tegangan rendah ataupun adanya gangguan karena cuaca ekstrim. (M01/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments