Sabtu, 04 Jul 2020
PalasBappeda

Vidcon Dengan Gubernur Sumut

Bupati Laporkan Kondisi Sergai Terkait Perkembangan Covid-19

* Tercatat 80 ODP Dan 1 PDP di Sergai
redaksisib Kamis, 26 Maret 2020 11:10 WIB
SIB/Dok

VIDCON : Bupati Sergai, Ir H Soekirman didampingi Sekdakab HM Faisal Hasrimy AP MAP, Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit MKes MM dan Direktur RS Sultan Sulaiman dr Nanda Satria saat melakukan video conference (Vidcon) dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Selasa (24/3).

Sergai (SIB)
Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman melakukan video conference (Vidcon) dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi di Ruang Rapat Sekdakab Komplek Kantor Bupati di Seirampah, Selasa (24/3), membahas perkembangan virus Corona (Covid-19) di Sumut.

Turut mengikuti Vidcon, Sekdakab HM Faisal Hasrimy, Asisten Pemerintahan Umum Hj Nina Deliana Hutabarat, Asisten Administrasi Umum Hj Irwani Jamilah, Kepala Dinas Kominfo H Akmal, Kepala Dinas Kesehatan Bulan Simanungkalit dan Direktur RS Sultan Sulaiman dr Nanda Satria.

Saat Vidcon tersebut, Soekirman melaporkan kondisi Kabupaten Sergai yang masih dalam keadaan aman dan kondusif. Sampai kemarin, lanjutnya, tercatat 80 warga Sergai berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan 1 orang dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

"Kami berharap, jika ada pasien rujukan dari Sergai agar tidak ditolak. Kami juga meminta bantuan pinjaman mobil ambulance untuk membawa pasien menuju rumah sakit rujukan di Medan, dikarenakan ambulance yang tersedia di Kabupaten Sergai saat ini belum cukup memadai untuk menangani pasien Covid-19," harap Soekirman.

Bupati juga menjelaskan beberapa usaha preventif yang telah dilakukan Pemkab Sergai dalam menghadapi bencana nasional Covid-19 di antaranya, melaksanakan penyemprotan disinfektan di kantor OPD, komplek kantor bupati, menyesuaikan aktivitas kerja ASN dengan meniadakan apel dan finger print, lalu menghentikan sementara proses belajar-mengajar di sekolah untuk dialihkan belajar di rumah masing-masing dan akan melakukan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran.

Selain itu, aktif melakukan sosialisasi lewat jejaring media massa dan media sosial yang dilakukan oleh Dinas Kominfo dan meminta para camat serta apartur desa agar memanfaatkan fasilitas yang ada untuk melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat perihal prosedur kesehatan yang mesti dilaksanakan untuk menghadapi bencana Covid-19. "Lewat aksi ini, kami harapkan penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir di Kabupaten Sergai," harap Soekirman.

Sementara Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum patuh, belum menaati imbauan dan arahan pemerintah. Hal ini membuat semakin besar jumlah individu yang tidak dapat dipantau, sebab tidak dapat dipastikan apakah orang itu termasuk ODP atau PDP.

Gubernur meminta seluruh pihak agar dapat berperan aktif untuk menenangkan masyarakat, melakukan tindakan yang paling bijaksana untuk memutus rantai Covid-19, memberikan arahan kepada rakyat untuk tetap di rumah, giatkan social distancing sampai batas waktu yang belum ditentukan tergantung situasi yang berkembang.

"Sebanyak 5000 Alat Pengaman Diri (APD) sesegera mungkin akan didistribusikan ke tingkat daerah. Saat ini telah disiapkan 500 ruangan untuk mengisolasi pasien yang diduga terjangkit Corona dengan 500 tambahan ruang cadangan. Untuk masyarakat yang ingin melaksanakan salat jumat berjamaah, sesuai putusan MUI Provinsi Sumut dapat tetap dilaksanakan. Namun, kita selaku pemerintah daerah harus melihat situasi yang terjadi dan jika mengharuskan untuk dihentikan maka bisa kita hentikan," tegas Edy Rahmayadi. (T06/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments