Jumat, 13 Des 2019

Sidang Lanjutan Penghina Suku Batak

Berbelit-belit Beri Keterangan di Persidangan, Terdakwa Dibentak Hakim

Jumat, 23 November 2018 10:58 WIB
Medan (SIB) -Majelis hakim sempat tersulut emosi terhadap Faisal Abdi Lubis alias Bombay alias Memet (37), terdakwa penghina suku Batak pada sidang lanjutan, di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (22/11) sore. 

Dalam sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan terdakwa, majelis hakim yang diketuai Saryana tidak mau berlama-lama mendengar keterangan terdakwa yang terkesan berbelit-belit. Apalagi, saat ditanya kuasa hukumnya, Fadly Wanda, hakim langsung memotong percakapan mereka. "Udah langsung ke pokoknya saja, jangan berbelit-belit lagi," hardik hakim anggota, Erintuah Damanik.

Bahkan, Erintuah Damanik sempat tersulut emosinya hingga membentak Faisal dengan sebutan bodoh. "Kau bilang hoax  kalau hoax aturannya kau balas hoax saja. Jangan hoax kau balas dengan mendiskreditkan orang Batak. Kalau gitu kan bodoh kau namanya, bodoh dilawan bodoh," bentak Erintuah lagi.

Terdakwa beralasan bahwa dirinya terpancing oleh salah satu akun sosial media di facebook (FB) yang menyatakan pasangan DJOSS (Djarot-Sihar Sitorus) menang telak mengalahkan pasangan Eramas (Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah). Status itu muncul di salah satu grup Batak B dimana terdakwa Faisal sendiri ikut bergabung di dalamnya.

"Saya spontanitas saja, karena dari semua suku Batak di grup itu tidak ada yang membalas komentar yang menyatakan DJOSS menang," jawab terdakwa saat ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Randi Tambunan.

Begitu juga saat ditanya penasihat hukumnya, terdakwa mengaku tidak ada motivasi lain dan cuma spontanitas menjawab komen di status tersebut. "Tidak ada motivasi saya yang lain, cuma spontanitas saja," jawab terdakwa lagi.

Usai memerlihatkan kopian komentar penghinaan suku Batak itu kepada JPU, kuasa hukum dan termasuk terdakwa, akhirnya hakim Saryana langsung menunda sidang berikutnya dengan agenda tuntutan yang akan digelar pada pekan mendatang. (A14/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments