Jumat, 23 Agu 2019

Berada di Kawasan Pemukiman Penduduk, Ratusan Warga Tolak Operasional PT MM

admin Minggu, 03 Maret 2019 17:52 WIB
Belawan (SIB)- Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Berdaulat (AMB) didominasi para ibu runah tangga, Jumat sore (1/3) menggelar aksi unjuk rasa damai dengan tuntutan menolak kegiatan industri PT Musim Mas (MM) yang beroperasi di kawasan pemukiman penduduk di Lingkungan 14, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli.

Menurut warga, operasional PT Musim Mas yang selama ini berlangsung di kawasan pemukiman penduduk sangat mengganggu masyarakat, karena menimbulkan pencemaran lingkungan, di antaranya, suara bising, debu, bau tidak sedap dan baru-baru ini terjadi kebocoran gas.

Selain itu,kegiatan industri PT Musim Mas juga telah menimbulkan sumur warga tidak lagi menghasilkan air bersih, yang selama ini digunakan warga untuk keperluan rumah tangga. "Terkait dengan adanya pencemaran itu, kami menolak kegiatan industri PT Musim Mas di kawasan pemukiman penduduk, seharusnya mereka masuk ke kawasan industri," ujar salah seorang perwakilan pengunjuk rasa, M Ilyas kepada wartawan.

Ia juga mengatakan, truk pengangkut logistik PM Musim Mas yang kerap melintas di Jalan Platina 3, sangat menganggu arus lalu lintas, karena seharusnya truk atau mobil tangki perusahaan tersebut melintas dari kawasan industri Medan, bukan dari kawasan pemukiman penduduk.

Menyikapi aksi unjuk rasa tersebut, salah seorang perwakilan PT Musim Mas, Leo Hendra menemui para pengunjuk rasa dan dalam kesempatan tersebut ia mengatakan, bahwa operasional PT Musim Mas telah mendapat izin dari instansi terkait. Bahkan menurutnya, berdasarkan rencana detil tata ruang Kota Medan tahun 2015 - 2035, Lingkungan 14, Kelurahan Titipapan menjadi kawasan industri.

Namun ketika para pengunjuk rasa meminta agar pihak PT Musim Mas menunjukkan foto copy izin operasional maupun terkait izin lainnya, seperti izin jembatan, tetapi Leo Hendra menolak memberikannya, dan hanya akan diberikan kepada pihak yang berkompetan seperti Lurah atau Kepala Lingkungan setempat. Terkait hal tersebut, pada Senin (4/3) direncanakan akan dilakukan pertemuan antara PT Musim Mas dan perwakilan masyarakat serta pihak terkait di kawasan pemukiman penduduk.(A8/c)
T#gs Ratusan Warga Tolak Operasional PT MMBerada di Kawasan Pemukiman Penduduk
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments