Sabtu, 23 Nov 2019

Belum Pro UKM, Perda No 8/2014 Direvisi Kemendagri

* BPMP Provsu Targetkan Investasi di Sumut Rp 11 T di 2015
Selasa, 09 Juni 2015 10:29 WIB
Medan (SIB)- Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri)  melakukan revisi hampir 50 persen dari isi materi Perda (Peraturan Daerah) No 8 tahun 2014 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Provsu. Hal itu  disampaikan di rapat paripurna DPRD Sumut dipimpin Wakil Ketua Dewan Ruben Tarigan dan Parlinsyah Harahap, SE, Senin (8/6) .

Juru bicara BPPD (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Sumut Leonard S Samosir, SH mengatakan, berdasarkan Surat Mendagri No 188.34/930/SJ perihal kajian Perda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal, telah dilakukan perubahan materi  lebih 50 persen.

“Berdasarkan hasil kajian itu, disepakati untuk mencabut Perda yang telah disahkan dan menerbitkan yang terbaru guna mengakomodir kekurangan-kekurangan sesuai hasil kajian. Hasil klarifikasi dan kajian Kemendagri itu telah ditindaklanjuti pada 21 April dan 25 Mei 2015,” ujarnya.

Dalam paripurna yang dihadiri Asisten Setdaprovsu Fitrius  mewakili Gubsu, Leonard menyebutkan beberapa perubahan isi materi Perda hasil kajian Kemendagri, diantaranya Pasal 10 ayat 1 disempurnakan menjadi pemberian insentif dapat berbentuk pengurangan, keringanan, atau pembebasan pajak daerah dan atau retribusi daerah.

Pemberian insentif tersebut akan dinilai tim verifikasi yang melibatkan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait berdasarkan bobot dan prioritas tinggi, sedang dan rendah terhadap perusahaan sesuai rumus yang telah ditetapkan  berdasarkan Keputusan Mendagri No 64/2014.

Koreksi selanjutnya, pemberian insentif untuk produk usaha kecil menengah (UKM) belum tercantum dalam Perda No 8/2014. Hal itu karena Perda hanya mengatur usaha yang penanaman modalnya lebih dari Rp10 miliar. “Untuk UKM akan diberikan kemudahan dalam hal pengurusan izin yakni hanya terdapat satu izin saja,” katanya.

Diharapkan, dengan adanya Perda itu akan menjadi daya tarik bagi investor, karena banyak insentif dan kemudahan diberikan Pemprovsu kepada investor sebagai bentuk perhatian Pemda kepada investor. Kontrak kerja Badan Penanaman Modal dan Promosi Provsu di tahun 2015 memiliki target investasi   sebesar Rp11 triliun  setelah ditetapkan Perda bisa mencapai Rp11 triliun lebih.

“Dengan adanya investasi, pertumbuhan ekonomi di daerah akan sangat stabil ditandai dengan meningkatnya daya beli konsumen. BPMP Sumut diminta terus berupaya melakukan berbagai kegiatan promosi di daerah, terkait investasi dengan tujuan untuk menarik perhatian investor agar menanamkan modal usahanya di Sumut,” ungkapnya.

Mengenai adanya beberapa substansi, frase dan kalimat yang perlu dirubah dan dilengkapi dalam Perda No 8/2014, menurutnya, telah dikoreksi, diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana hasil kajian Kemendagri. Karena itu, diminta Gubsu melalui biro hukum Setdaprovsu segera menindaklanjuti proses perubahan Perda tersebut sesuai dengan hasil pembahasan yang telah dilakukan BPPD Provsu dengan BPMP Provsu dan biro Hukum Setdaprovsu.(A03/c)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments