Selasa, 11 Agu 2020

Bawaslu Medan Minta Proses Coklit Dilaksanakan Maksimal

Minggu, 02 Agustus 2020 11:42 WIB
RMOLSumut

Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap dan Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Data Informasi M Taufiqqurahman Munthe

Medan (SIB)
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan meminta agar proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang sedang berlangsung benar-benar dilakukan maksimal oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan.

Hal itu dikatakan Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap sembari mengatakan alasannya karena mereka mengindikasikan sekitar 30 persen penduduk yang secara administrasi memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kota Medan, namun tidak berdomisili di wilayah Kota Medan.

"Ini penting untuk diperhatikan, karena peraturan menyebutkan mereka tetap memiliki hak pilih pada Pilkada Medan 2020," katanya didampingi Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Data Informasi M Taufiqqurahman Munthe di Kantor Bawaslu Medan, Sabtu (25/7).

Payung menjelaskan bahwa, penyelenggara pemilu memiliki kewajiban untuk tetap memfasilitasi seluruh penduduk yang secara administrasi tercatat sebagai warga Kota Medan pada agenda Pilkada Medan 2020. Karenanya, harus dipastikan apakah orang-orang yang tercatat pada alamat sesuai KTP-nya di Medan tersebut benar masih ada atau tidak.

"Minimal kami meminta berkomunikasilah dengan kepala lingkungan. Karena ini juga kami kira akan berkaitan dengan penegakan aturan tentang hak pilih masyarakat dalam pemilu," jelasnya.

Payung menambahkan, Bawaslu memastikan mereka akan mengawasi dengan maksimal proses coklit data pemilih yang saat ini sedang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Di mana, tahapan Pilkada yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2020 ini harus memastikan bahwa coklit yang dilakukan benar-benar menghasilkan data yang mutakhir.

"Kita berharap benar-benar tahapan ini menghasilkan data yang benar-benar akurat dan sudah dimutakhirkan," pungkasnya. (M14/p)

T#gs Bawaslu MedanCoklitDilaksanakan Maksimal
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments