Senin, 21 Okt 2019

Gubernur Hadiri Rakerwil FKDK BPDSI Wilayah Barat

Bank Daerah Diharapkan Jadi Pilihan Utama Masyarakat

admin Jumat, 20 September 2019 18:51 WIB
SIB/Dok
SAMBUTAN : Gubernur Sumut Edy Rahmaydi sampaikan sambutannya saat menghadiri kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Forum Komunikasi Dewan Komisaris Pengawas Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) Wilayah Barat di Lantai 7, Hotel Adimulia, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (19/9).
Medan (SIB) -Bank Pembangunan Daerah (BPD) diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat di daerahnya masing-masing. Untuk itu diperlukan kerja sama dengan pemerintah agar muncul kepercayaan di mata publik untuk menyimpan uang.

Harapan itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) Wilayah Barat di Hotel Adimulia, Kamis (19/9).

"Saya berharap Bank Pembangunan Daerah menjadi tempat orang bertransaksi. Kalau kita survei, dari 12 orang, coba ditanya soal bank daerah. Kalau dua orang saja menyebutkan percaya, itu sudah bagus. Jadi kuncinya bagaimana membangun kepercayaan publik," ujar Gubernur.

Pada dasarnya, kata gubernur, orang-orang yang bekerja di bidang perbankan termasuk unsur pimpinan hingga komisaris adalah mereka yang memahami dan ahli di bidang bisnis perbankan. Sehingga secara teknis, dirinya meyakini sumber daya manusia (SDM) yang ada memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing.

Untuk itu, menurutnya, antara BPD dan Pemerintah Daerah (Pemda) harus ada kerja sama yang baik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Khusus kepada Bank Sumut, diharapkan bisa menjaga nama baik dan menambah nasabah, hingga bank tersebut menjadikannya yang utama dalam urusan menabung sampai pada transaksi bisnis.

Sebagaimana diketahui, untuk FKDK BPDSI Wilayah Barat terdapat delapan bank daerah yakni Bank Aceh, Bank Sumut, Bank Nagari, Bank Riau Kepri, Bank Jambi, Bank Bengkulu, Bank Sumsel Babel dan Bank Lampung.

Sekretaris Umum FKDK BPDSI Peggy Mekel dalam sambutannya mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan kepala daerah untuk forum ini. Terlebih lagi, di setiap kegiatan seperti saat itu, Bank Sumut sebagai pelaksana kegiatan juga menunjukkan bagaimana menjadi tuan rumah yang baik bagi tamunya.

Komisaris Utama Bank Sumut Riza Fahlevi Hasibuan menyampaikan, masuknya era disrupsi teknologi, berpengaruh kepada dunia perbankan di Indonesia. Orang Indonesia sudah mulai menggunakan uang elektronik melalui berbagai layanan aplikasi seperti OVO.

Untuk itu, kata dia, melalui kegiatan bersama antara BPDSI se-Sumatera ini, dirinya berharap terbangun kerja sama yang baik untuk menumbuhkembangkan bank daerah menjadi yang terdepan, setidaknya di daerah masing-masing.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala OJK Regional 5 Sumbagut Yusuf Ansori, Advisor Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV Lukdir Gultom, para Komisaris BPD se-Sumatera, Direksi Bank Sumut dan direksi BPD lainnya. Gubernur pun dihadiahi pelakat sebagai tanda penghormatan dari FKDK BPDSI.(M11/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments