Jumat, 20 Sep 2019
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • BP2RD Medan Optimis Target PBB 2019 Tercapai dengan Dukungan Bank Sumut dan Warga

BP2RD Medan Optimis Target PBB 2019 Tercapai dengan Dukungan Bank Sumut dan Warga

* Tokoh Masyarakat Sumut DR RE Nainggolan : Komitmen Pemko Bangun Kota Medan Berbanding Lurus dengan Kesadaran Masyarakat Bayar PBB
admin Jumat, 23 Agustus 2019 11:29 WIB
SIB/Roy Marisi Simorangkir
POJOK PBB : Kepala Badan BP2RD Medan Suherman dan Pimpinan Koordinator Cabang Bank Sumut Julian Helmi Lubis membahas pelaksanaan Pojok PBB di Kantor Kordinator Cabang Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (22/8).
Medan (SIB) -Pemko melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan mengaku optimis, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Medan akan mencapai target di akhir tahun anggaran (TA) 2019. Hal itu ditegaskan Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kepala Badan BP2RD Medan Suherman kepada wartawan di Kantor Kordinator Cabang Bank Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (22/8).

Dijelaskan, hingga H-9 menjelang batas waktu pembayaran yang berlaku secara nasional, pihaknya baru menerima sekira 46 persen dari jumlah pencapaian PBB yang ditargetkan. Namun begitu, pihaknya optimis hingga tanggal 31 Agustus 2019 nanti jumlah penerimaan PBB bisa di atas 80 persen. Diharapkan pada akhir TA 2019, jumlah penerimaan PBB Kota Medan mencapai 100 persen.

Disebutkan, selain komitmen pegawai BP2RD akan bekerja lebih giat dan dukungan maksimal terhadap pelayanan pembayaran PBB yang diberikan pihak Bank Sumut, target yang diharapkan itu akan tercapai dengan dukungan serta kesadaran masyarakat wajib pajak untuk membayar PBBnya.

"Memang hingga saat ini, penerimaan pembayaran PBB di Kota Medan masih sekira 46 persen. Tapi sesuai dengan kebiasaan masyarakat membayar PBB menjelang tenggat waktu, kita optimis di tanggal 31 Agustus pembayaran PBB dapat mencapai 80 persen. Mudah-mudahan dengan kesadaran masyarakat wajib pajak, target 100 persen PBB dapat dicapai," ujarnya didampingi Kabid PBB BPHTB Ahmad Untung Lubis dan Pimpinan Koordinator Cabang Bank Sumut Julian Helmi Lubis.

Dipaparkan, target pembayaran PBB di TA 2019 diperkirakan mencapai sekira Rp530 miliar, meningkat sekira Rp60 miliar bila dibandingkan dengan PBB TA 2018 yang berjumlah Rp470 miliar. Perkiraan pertambahan jumlah PBB itu, akunya, diperoleh setelah Pemko Medan memberlakukan peningkatan tagihan PBB di sejumlah lokasi yang dianggap memiliki nilai ekonomis, antara lain di mall dan tempat-tempat tertentu.

"Kami mengajak masyarakat membayar PBB tepat waktu. Sejumlah langkah telah kami lakukan untuk mempermudah para wajib pajak membayar PBB, khususnya dengan adanya dukungan dari pihak Bank Sumut. Bahkan bagi wajib pajak yang tak bisa membayar PBB di jam kerja, kita menyiagakan Pojok PBB pada hari Sabtu dan Minggu (25/8) di 4 lokasi strategis. Bagi wajib pajak yang belum menerima SPPT, silahkan menghubungi nomor telepon 08116409390," jelasnya.

Sementara, Pimpinan Koordinator Cabang Bank Sumut Julian Helmi Lubis memastikan, pihaknya memberi dukungan penuh terhadap pelayanan pembayaran PBB. Selain menyiapkan Pojok PBB yang terkoneksi langsung dengan Badan BP2RD pada seluruh kantor cabang Bank Sumut di Kota Medan, pihaknya juga menyiapkan Pojok PBB di 4 lokasi strategis Kota Medan untuk melayani pembayaran PBB di hari Sabtu dan Minggu.

"Memang komitmen kami mendukung penuh pelayanan pembayaran PBB. Selain memaksimalkan teller Pojok PBB pada kantor-kantor cabang Bank Sumut di Kota Medan, kami juga menyiapkan Pojok PBB yang melayani pembayaran di hari Sabtu (24/8) dan Minggu (25/8) dengan waktu pelayanan sejak pukul 09.00 WIB hingga batas waktu operasional lokasi-lokasi itu. Bahkan jika diperlukan, kami menyiapkan pelataran Bank Sumut dengan menyiagakan Kas Keliling, tergantung animo masyarakat nantinya," tegasnya.

Terpisah, tokoh masyarakat Sumut DR RE Nainggolan menyebutkan, komitmen Pemko Medan akan berbanding lurus dengan meningkatnya kesadaran wajib pajak membayar PBB. Oleh karena itu, Pemko diminta melengkapi fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dan meningkatkan pelayanannya, seperti menanggulangi banjir, mencegah kekumuhan kota, pembersihan sungai serta pengadaan lampu jalan.

"Pada hakekatnya, bila Pemda sungguh-sungguh memberi pelayanan kepada masyarakat, maka masyarakat akan rajin dan penuh kerelaan membayar pajak. Jadi jangan mengejar pembayaran PBB dengan berbagai sanksi dan kesulitan bagi masyarakat yang terlambat membayarnya, tapi walau tak berkaitan langsung, Pemko harus meningkatkan pelayanannya. Pemko harus terlihat sungguh-sungguh membangun dan menyediakan pelayanan masyarakat dan di situlah rakyat akan melihat dan menyadari mereka harus membayar pajak dengan sukarela," imbau mantan Bupati Tapanuli Utara itu. (M15/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments