Jumat, 05 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Siap Dipotong Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Siap Dipotong Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kamis, 02 April 2020 11:00 WIB
Foto SIB/dok

Antonius Devolis Tumanggor

Medan (SIB)
Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor SSos mengatakan, sebaiknya Pemko Medan segera menggunakan dana taktis untuk penanggulangan Covid 19. Masyarakat sangat membutuhkan alat pelindung diri (APD) karena harus dipakai jika keluar rumah. Begitu juga lingkungan warga dan rumah-rumah penduduk harus disemprot cairan disinfektan.
Semuanya itu kata Antonius membutuhkan dana yang besar, padahal untuk penanggulangan Corona secara khusus tidak ada dianggarkan di APBD 2020. Untuk itu perlu dikeluarkan dana taktis, kalau tidak cukup bisa meminta dunia usaha mengeluarkan dana CSRnya, jika masih belum cukup, harus dianggarkan di P-APBD.

“Untuk mendahulukannya bisa menggunakan pos anggaran lain, anggaran perjalanan dinas dewan dan pejabat Pemko pun boleh dipakai sementara, karena sejak Covid-19 mewabah di tanah air, khususnya Medan, untuk sementara perjalanan dinas ditunda dulu. Lalu nanti di P-APBD kita anggarkan, lalu dana yang terpakai bisa dikembalikan,” kata Antonius kepada wartawan, Senin (30/3).
Dia juga menyarankan, kalau tidak menyalahi peraturan keuangan negara, sebaiknya anggaran perjalanan dinas dipakai. Bahkan Antonius rela gajinya dipotong dan disumbangkan membantu penanganan virus Corona. “Gaji saya siap untuk dipotong untuk mendukung penanganan virus ini. Sekarang masyarakat dalam kesulitan, kalau anggaran pemko kurang, silahkan potong gaji saya,” tegasnya.

Menurut dia, upaya yang dilakukan Pemko sudah sangat baik, seperti meliburkan sekolah dan ASN untuk menghindari penularan. Meski demikian orang butuh alat pelindung diri (APD), tapi sayangnya sulit didapat di pasaran. Maka peran Pemko ditunggu untuk mengatasinya, karena pihak-pihak tertentu seperti pengusaha dan pribadi anggota dewan maupun secara kepartaian sudah ikut membantu pemerintah memutus rantai penularan Covid-19.

“Namun kekuatannya terbatas, harus didukung pemerintah daerah (Pemko), karena serangan virus ini harus dihentikan dari segala penjuru, darat maupun udara,” terangnya.

Lanjut dia, langkanya APD di pasaran bisa dimaklumi karena produksi dari pabrik sangat terbatas. Pemko harus bisa mendukung para pelaku UMKM membuat masker dengan memberi bantuan dana atau membeli hasil kerja mereka dan membagikan kepada masyarakat. Karena kalau untuk disinfektan dan handsanitizer, masyarakat sudah banyak yang bisa meraciknya.

“Peralatan medis/dokter di Medan tidak memadai, penyemprotan hanya dilakukan di jalan-jalan dan kantor-kantor instansi negara. Untuk rumah-rumah penduduk masih belum maksimal, yang dilakukan organisasi dan swasta untuk penyem;protan dan pembagian APD gratis sangat terbatas. Tiap lingkungan harus disemprot yang dikordinir kepling. Kemudian secara global, Pemko bekerjasama dengan Pemprov harus melakukan penyemprotan lewat udara menggunakan helikopter. Harus dilakukan berkali-kali, agar masyarakat tidak panik dan rantai penularan viruspun bisa diputus,” tuturnya. (M10/c)


T#gs APDAnggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Siap Dipotong Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19Antonius Devolis Tumanggor SSosMedanWakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments