Kamis, 20 Jun 2019

680 CPNS akan Terima SK dari Bupati Deliserdang 17 Juni

admin Rabu, 12 Juni 2019 10:31 WIB
Ilustrasi
Lubukpakam (SIB) -Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Deliserdang mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang berada di komplek perkantoran bupati di Lubukpakam, Selasa (11/6) untuk mengambil undangan penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS.

Kepala BKD Deliserdang Yudy Hilmawan mengatakan penyerahan SK CPNS itu akan dilakukan Bupati Ashari Tambunan pada saat upacara Hari Kesadaran Nasional 17 Juni mendatang. Disebut untuk di Deliserdang total seluruh CPNS yang akan menerima SK ada sebanyak 680 orang.

"Hari ini ambil undangan dulu mereka, baru tanggal 17 nanti hadir semuanya untuk ikuti upacara. Setelah penyerahan secara simbolis baru yang lainnya diserahkan SK nya di kantor BKD. Pukul 7.30 WIB harus sudah sampai para CPNS itu nanti di kantor bupati," ujar Yudi.

Kepala Bidang Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD Deliserdang, Syahrul menambahkan seluruh CPNS wajib datang memakai baju Korpri karena saat itu seluruh PNS yang mengikuti upacara akan memakai baju yang sama. Dijelaskan juga bahwa pada tanggal 18 Juni seluruh CPNS wajib melapor ke unit kerjanya masing-masing.

Untuk mendapatkan SK CPNS tersebut diakui Syahrul banyak hal yang ditemukan. "Kendalanya ada berupa nama tidak sesuai dengan ijazah dan di KTP. Ya beda huruf I dan Y saja tidak bisa keluar di BKN NIP (Nomor Induk Pegawainya). Jika kejadian seperti itu harus kita klarifikasi sama BKN (Badan Kepegawai Nasional)," katanya.

Beberapa CPNS yang diwawancarai mengakui bahwa mereka sudah menunggu-nunggu SK dari Pemkab. Reza yang lulus dengan formasi guru komputer di SMPN 2 STM Hilir menyebutkan dirinya sudah beberapa bulan mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja sebelumnya. Ia mengaku sangat senang karena akan segera bertugas sebagai abdi negara.

"Ya saya kemarin kerja sebagai pegawai administrasi di salah satu showroom mobil. Kebetulan baru sekali nyoba langsung lulus, ya senang lah udah mau dapat SK, karena sudah ngundurkan diri saya dari showroom. Ya ini karena disuruh pakai baju Korpri ya nempah dulu lah. Mau dijahit lah ini," kata Reza.

Hal yang tidak jauh berbeda juga diucapkan Herman yang lulus sebagai guru komputer di SMP 3 Bangunpurba. Ia menyebut, sebelumnya bekerja sebagai guru honorer di SMA Beringin, karena sudah lulus ia pun mengaku siap mengabdikan diri di tempat yang baru. "Ya kalau enggak nempah baju Korpri ya beli yang jadi sajalah nanti. Ya senang kali lah sudah mau dapat SK kita karena ujiannya dari tahun 2018 kan," katanya.

SK CPNS BIDAN PTT
Syahrul menambahkan untuk bidan yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) akan mendapatkan SK CPNS pada bulan Juli mendatang. Untuk 125 orang. "Saat ini BKN masih terus melakukan proses pengeluaran SK. Sebagian besar memang sudah ada yang keluar penetapan NIP nya. Insya Allah, Juli sudah bisa diserahkan. Kalau untuk P3K hingga kini belum ada surat resminya untuk dilakukan pemberkasan penetapan NIP. Kita masih menunggu dari pusat," kata Syahrul.

Disinggung mengenai rencana pemerintah pusat untuk kembali merekrut CPNS, Syahrul mengaku sudah mendapat surat dari BKN maupun Kementerian PAN&RB yang meminta kepada Pemkab untuk mengusulkan formasi yang dibutuhkan. Saat ini Pemkab masih menyusun apa-apa saja formasi yang akan diusulkan.

"Kalau biasanya kita selalu mengusulkan formasi sampai 6 ribuan, tapi yang diterima usulannya kadang hanya ratusan saja. Karena disesuaikan juga dengan keuangan negara. Seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu banyak kita usulkan itu ya untuk kebutuhan guru," terang Syahrul.(T05/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments