Minggu, 19 Jan 2020
  • Home
  • Medan Sekitarnya
  • Tahun 2019, Bea Cukai Kualanamu Tindak 322 Kasus Barang Bawaan Penumpang dari LN

Tahun 2019, Bea Cukai Kualanamu Tindak 322 Kasus Barang Bawaan Penumpang dari LN

redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 12:28 WIB
SIB/Petrus Sembiring
TINDAKAN BEA CUKAI : Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kualanamu Jumino didampingi Kasubsi Operasinya Eko Fahruli tampak memaparkan 322 kasus pelanggaran barang bawaan penumpang dari luar negeri setibanya di Bandara Kualanamu.
Kualanamu (SIB)
Petugas Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang mulai Januari hingga Sabtu 30 November 2019 berhasil menindak 322 kasus pelanggaran barang bawaan penumpang dari luar negeri masuk ke daerah Sumut.

Dari jumlah itu di antaranya 9 kasus penyelundupan barang haram narkoba berupa 70,1 gram sabu. Menyusul, 7.973 butir pil ekstasi, 12 butir ampedamine, dan 26.600 gram narkotika golongan I berupa tananan daun Khat.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kualanamu Jumino didampingi Kasubsi Operasinya Eko Fahruli menyarankan hal itu, Selasa (3/12) di kantornya.

Khusus menyangkut pembawa mata uang tunai sebanyak Rp 6.222.653.971 dari luar negeri yang tidak dilaporkan masuk ke Sumut menurut Jumino 32 kasus pelanggaran dalam pembawaan uang tunai. Para pembawa mata uang tunai dari luar negeri itu dikenakan denda dibayar Rp 6.12.821.645.

Sementara itu, Kepala kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu Bagus Putro menilai minat warga Sumut akhir-akhir ini bepergian melancong ke luar negeri melalui airport pengganti Polonia Medan itu cukup tinggi. Bahkan, saat ini pergerakan pesawat berangkat ke luar negeri maupun sebaliknya melalui Bandara Kualanamu Deliserdang mencapai 24 penerbangan. Namun, pengetahuan terkait kepabeanan ribuan penumpang yang tiba setiap hari di Bandara Kualanamu dari luar negeri banyak sangat rendah. (M22/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments