Minggu, 31 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran

Bayi Perempuan Tertukar, RS Sufina Aziz Minta Maaf

Rabu, 17 Juni 2015 09:59 WIB
Medan (SIB)- Manajemen RSU Sufina Aziz meminta maaf dan mengabulkan permintaan orangtua dari bayi perempuan yang tertukar Abdul Rahman (29) dan Risnayanti (26), warga Jalan Platina Raya Gg Ahmad Husin Kecamatan Medan Marelan. Salah satu permintaan dari kedua orangtua tersebut yakni meminta kompensasi gratis biaya operasi cesar dan perawatan.

“Ada beberapa poin yang dihasilkan dari mediasi kemarin sore, di antaranya pihak keluarga bayi Risnayanti meminta kompensansi gratis biaya operasi dan perawatan. Kita kabulkan permintaan itu,” kata penasehat hukum RSU Sufina Aziz Edi Sipayung kepada wartawan di Medan, Selasa (16/6).

Selain itu, lanjutnya, piha RS juga bersedia melakukan sidik kaki ulang dan apabila tidak sesuai maka akan ditindaklanjuti kembali. “Kami mengakui kesalahan, kami minta maaf. Dan pegawai kami yang melakukan kesalahan kami berikan surat peringatan, dan ditarik dari ruang bayi tersebut,” ujarnya.

Edi menuturkan, kedua bayi tersebut tertukar ketika kedua bayi serentak menangis di ruang bayi. Kedua bayi inipun digendong oleh kedua perawat agar tidak menangis. Namun, saat itu ada telepon berdering, dan salah satu perawat hendak mengambil telepon. “Perawat yang satu inipun meletakkan bayi Risnayanti ke boks Ainun, dan perawat satu lagi karena dilihatnya boks Risnayanti kosong, diletakkannya bayi Ainun ke boks Risnayanti,” terangnya.

Sekali lagi, Edi mengakui kelalaian pegawai pihak RS hingga bayi tersebut tertukar. “Kalau keluarga Ainun dan Zakaria pakai BPJS Kesehatan, makanya dia tidak ada mengeluarkan biaya seperserpun. Tapi kami mengantar keluarganya dengan mobil ambulance,” ujarnya.

Terkait permintaan keluarga mengenai tes Deoxyribose Nucleic Acid (DNA) kepada dua bayi, lanjutnya, pihak RS sudah menjelaskan kepada keluarga bahwa tes DNA itu membutuhkan waktu lama, karena sampel darah atau lainnya harus dikirim ke Jakarta. “Lagipula bayi Risnayanti ini begitu lahir difoto keluarganya, mukanya pun masih sama dengan yang difoto itu. Begitu juga dengan bayi Ainun, pihak keluarga yakin kalau itu anaknya,” ungkapnya.

Berita sebelumnya, bayi perempuan anak dari pasangan suami istri Abdul Rahman (29), dan Risnayanti (26), warga Jalan Platina Raya Gg Ahmad Husim Kecamatan Medan Marelan tertukar dengan bayi perempuan anak dari Zakaria (29), dan Ainun (31), warga Sei Baharu Hamparan Perak di RSU Sufina Aziz Jalan Karya Medan, Senin (15/6).

Kasus tertukarnya bayi tersebut diketahui saat perawat datang ke ruang rawat inap Al Wahhab tempat Risnayanti dirawat inap. Perawat menyampaikan kepada Risnayanti, bahwa bayi yang sedang berada sama Risnayanti tertukar dengan bayi Ainun. "Bayi ini diantar ke ruangan ini Sabtu (13/6) siang. Saya sudah menyusui bayi ini, tahunya Minggu malam perawat datang mengatakan bayinya tertukar," kata Risnayanti.

Sedangkan Ainun sendiri baru mengetahui bayinya tertukar ketika keponakannya melihat gelang bayinya. "Keponakan saya namanya Risna juga. Dia nanya ke saya, kok nama digelang itu Risnayanti? Lalu saya bilang, Oom (suami Ainun)nya suka nama Risna, mungkin memang dia nulis nama Risnayanti. Pada saat itu, suami saya pulang ke rumah, mau menanyakan apakah nama yang ditulis itu nama Risnayanti. Waktu saya telepon, handphone suami saya nggak aktif," imbuhnya.

Pada malam harinya, lanjut Ainun, barulah saya tanyakan tulisan digelang pada tangan tersebut. "Bayi yang bersama Ibu Risnayanti itu anak saya. Memang sudah pudar tulisan ditangannya, tapi saya masih tanda tulisannya. Karena saya sendiri yang menulisnya," sambung suaminya Zakaria. (A21/w)
 
T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments