Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

BC Musnahkan 180 Ton Bawang Merah Selundupan Asal Malaysia

Rabu, 17 Juni 2015 09:57 WIB
SIB/Pally S/ r
Dimusnahkan : Sedikitnya 180 ton bawang merah asal Malaysia yang gagal diselundupkan ke Sumut, Selasa (16/6) dimusnahkan BC Teluk Nibung di dermaga BC Belawan.
Belawan (SIB)- Sedikitnya 180 ton bawang merah asal Malaysia yang gagal diselundupkan ke Sumatera Utara melalui Perairan Tanjung Balai Asahan dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Lufti GT 50 No 2887/PPb dan KM Serina I GT 15 No 216/PPb, Selasa (16/6) dimusnahkan petugas Bea dan Cukai Teluk Nibung Asahan dengan cara melindasnya menggunakan alat berat di dermaga BC Belawan.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Teluk Nibung, Rahmady Efendi Hutahaean kepada wartawan mengatakan, pemusnahan bawang merah asal Malaysia itu dilakukan pihaknya atas persetujuan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai dengan nomor penetapan 310/Pen.Pid/2015/PN-Tjb tanggal 9 Juni 2015.

Selain itu, pemusnahan bawang merah asal luar negeri tersebut dilakukan karena dikuatirkan membawa bibit penyakit sebab tidak melalui pemeriksaan karantina serta mengancam produksi pertanian dalam negeri.

Disebutkan, KM Lufti berikut nahkoda As serta sejumlah ABKnya ditangkap petugas gabungan BC, TNI AL dan Polisi Perairan Tanjung Balai dua pekan lalu di Perairan Asahan atau dalam pelayaran menuju alur Kuala Bagan Asahan.

Hadir dalam acara pemusnahan tersebut di antaranya Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Bambang G Hutabarat, Kasi P2 (Penyidikan dan Penindakan) Kanwil BC Sumut, Yulianto dan pihak TNI AD dan AL Tanjung Balai Asahan dan Belawan.

Bantuan Kapal Patroli

Kepala Kantor BC Teluk Nibung juga mengatakan, untuk mengantisipasi maraknya penyelundupan berbagai jenis barang kebutuhan pokok masyarakat dari luar negeri ke Sumut menjelang perayaan hari besar keagamaan tahun ini pihaknya mendapat bantuan satu unit kapal patroli yang diperbantukan dari Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun. (A9/ r)




T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments