Selasa, 10 Des 2019

    Pengorekan Tanah Macetkan Lalulintas di Medan dan Rawan Kecelakaan

    *Kasat lantas Polresta Medan: Kita Sudah Surati Instansi Terkait
    Rabu, 05 Maret 2014 10:26 WIB
    Sib/Adol Frian
    Arus lalulintas terganggu akibat tumpukan galian tanah di Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (5/3/2014.
    Medan(SIB)- Pengorekan tanah di pinggiran ruas-ruas jalan di Kota Medan untuk jalur distribusi pembuangan limbah dan kabel telekomunikasi saat sudah sangat  meresahkan pengguna jalan raya.

    Pasalnya  pengorekan galian tanah  yang  pengerjaan nya masih berlangsung di sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Medan  menyebabkan kemacetan arus lalulintas yang menyebalkan, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari.

    Pantauan Wartawan di sejumlah lokasi pengorekan tanah , seperti di Jalan Thamrin, Gaharu dan Jalan Kampung Durian Medan  Selasa (4/3/2014), kemacatan yang terjadi karena para pekerja  tersebut memasang pagar seng pengaman  hingga memakan badan badan jalan.

    Selain itu, kemacatan di kawasan Jalan Thamrin,Gaharu, Kampung Durian dan Jalan  Brigjen Katamso di kawasan itu juga memperpanjang antrian kendaraan. Akibatnya, ratusan kendaraan harus bergerak "merayap" lambat dan antri panjang untuk melintasi rintangan tersebut.

    "Parahnya lagi,  usai ditimbun kembali banyak tanah asal ditimbun aja, yang  menimbulkan gundukan tanah dan tidak sedikit ban kenderaan yang terbenam akibat timbunan tanah  tidak dipadatkan  dengan batu koral, sehingga merugikan para pengguna jalan, "kata Reza  warga Jalan Gaharu Medan.

    Sejumlah warga di Kelurahan Durian mengaku resah dengan galian tersebut, karena sejak adanya pengalian tanah itu usaha berjualan  mereka di depan rumah menjadi terganggu. Bahkan tak sedikit pemilik toko dan kedai tutup, karena kalau udara panas abu banyak beterbangan. Sedangkan jika hujan,  bekas korekan tanah kerap menimbulkan becek serta jalanan menjadi licin dan kotor, bahkan dapat mengambil korban.

    Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol Budi Hendrawan yang dikonfirmasi, Selasa sore, menanggapi kemacetan lalu lintas yang terjadi akibat galian di sejumlah ruas jalan di Kota Medan mengatakan, untuk mengatasi kemacetan di sekitar lokasi galian/pengorekan limbah, pihaknya akan segera menempatkan anggotanya, terutama saat jam-jam sibuk.  "Untuk mengatasi kemacetan di lokasi galian rawan macet kita tempatkan 2 personil," kata Budi.

    Selain itu,terkait kemacetan akibat galian atau pengorekan tanah tersebut, di katakan Budi pihaknya telah membuat surat resmi ke instansi terkait, sesuai tanggungjawabnya masing-masing, untuk menimbun dan mengaspal kembali seperti semula. "Kita sudah buat surat resmi ke instansi terkait, sesuai tanggungjawabnya masing-masing agar kemacetan tidak berkepanjangan ," ujar Kasat Lantas Polresta Medan.(A12/w)
     
    T#gs
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments