Kamis, 16 Jul 2020

    Dinas Pertamanan Bongkar Papan Reklame Tidak Berizin di Medan

    Pembongkaran Reklame Tanpa Izin untuk Kejar Target PAD Rp 69 Miliar

    Jumat, 07 Maret 2014 10:50 WIB
    SIB/Wilfrid B Sinaga
    PENERTIBAN : Kadis Pertamanan Kotan Medan Ir Zulkilfi Sitepu didampingi Kabid Pengawasan Drs Joni Tarigan memimpin penertiban papan reklame, Rabu (5/3) di Jalan Jamin Ginting Medan.
    Medan (SIB)- Dinas Pertamanan Kota Medan memulai gerak untuk membongkar seluruh papan reklame yang tidak memiliki izin. Hal itu disampaikan Kadis Pertamanan Kota Medan Ir Zulkifli Sitepu, Rabu (5/3/2014) usai memimpin pembongkaran papan reklame di bundaran Jalan Jamin Ginting Medan.

    Disebutkan, space papan reklame itu diketahui tidak memiliki izin dan selalu digunakan untuk pemasangan iklan berbagai produk. Pemilik papan reklame sudah berulangkali diminta untuk mengurus izin namun selalu diabaikan.

    Kadis pertamanan yang didampingi Kabag Pengawasan Drs Joni Tarigan mengatakan, pembongkaran papan reklame itu adalah bentuk komitmen untuk menegakkan Perda Kota Medan Tentang Reklame. “Secara bertahap semua papan reklame yang dibangun tanpa izin akan dibongkar,” tegasnya.

    Diakuinya dalam menjalankan tugas itu pihaknya mengalami kendala karena sejumlah pengusaha advertising berlindung di bawah pembacking yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat dan pemuda.

    Hambatan lain adalah,  sejumlah pegawai di Dinas Pertamanan juga disinyalir menjadi penerima upeti dari pengusaha papan reklame yang tidak memiliki izin itu. Hal itu diketahuinya ketika direncanakan penertiban papan reklame itu sejumlah pengusaha langsung melakukan negosiasi.

    Zulkifli menegaskan, pihaknya akan konsisten melakukan penegakan Perda tentang reklame sehingga target PAD dari sektor reklame dapat tercapai.

    Selain melakukan penertiban papan reklame juga dilakukan penertiban reklame-reklame yang digantungkan di pohon-pohon di kawasan kota Medan.

    Penertiban itu dilakukan tanpa terkecuali sehingga taman yang ada dikota Medan terlihat bersih.

    Sementara pendataan reklame yang ada di stand-stand pusat perbelanjaan masih terus dilakukan dengan menurunkan tim dan bekerja secara berkesinambungan.

    Zulkifli Sitepu mengatakan, target PAD tahun 2013 dari Pajak Reklame sebesar Rp 69,1 miliar belum bisa dicapai secara maksimal.

    Namun dengan melakukan penertiban dan penegakan Perda itu diperkirakan bisa mencapai target yang sudah ditetapkan dalam APBD Kota Medan tahun 2014. (A9/h)




    T#gs
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments