Kamis, 06 Agu 2020

    PLN Belum Kabulkan Permohonan Penambahan Daya untuk Gedung DPRD Medan

    Kamis, 13 Maret 2014 12:04 WIB
    Medan (SIB)- Persoalan listrik di gedung DPRD Medan kian berlanjut,  Anggota DPRD Medan memutar otak dan “mengemis” ke PLN. Karena usulan penambahan daya sebesar 650 KVA sulit terpenuhi karena alasan krisis listrik, Dewan pun mengambil ancang-ancang untuk meminta setengahnya kepada pihak PLN.

    Demikian  salah satu kesimpulan  rapat dengar pendapat (RDP)  Komisi B, C dan D DPRD Medan, dengan pihak Dinas Perkim Kota Medan dan pihak PT PLN Cabang Medan, di gedung DPRD Medan, Selasa (11/3/2014). 

    “Melihat kondisi PLN belum bisa memberikan pelayanan listrik yang cukup besar, akhirnya kami membuat hitung-hitungan dalam perkiraan kondisi yang bisa dimanfaatkan. Makanya kami meminta kepada GM PLN memenuhi permohonan untuk menambah daya setengah dari yang diajukan di awal,” ujar Ketua Komisi D, CP Nainggolan.

    Dalam waktu dekat, Dewan akan menyurati GM PLN Wilayah Sumut untuk melakukan kunjungan, sekaligus memohon agar penambahan daya tersebut cepat terealisasi. “Suratnya sudah kami persiapkan, semoga GM (PLN) memenuhi permohon itu agar aktivitas di  kantor  pelayanan masyarakat ini tidak terganggu,” terangnya.

    Berdasarkan hitung-hitungan yang dilakukan pihaknya dengan pihak PLN, daya sebesar 395 KVA setidaknya sudah dapat menutupi kekurangan daya. Dengan catatan ada beberapa ruangan dan penggunaan listrik dibatasi. Seperti halnya hanya mengaktifkan satu unit lift saja.

    “Seharusnya gedung ini sudah menggunakan pendingin, ini kan kantor pemerintah, bukan kantor pribadi. Ya kalau itu juga tidak dipenuhi, kita tidak ngerti lagi melihat PLN. Sementara restoran, discotik itu bisa lebih besar wattnya dan bisa terpenuhi. Intinya usulan yang kita sampaikan ini harus dicermati untuk kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.

    Sementara itu, Asisten Manager Pelayanan dan Administrasi PLN Cabang Medan, Lelan Hasibuan, yang hadir dalam rapat itu mengaku tidak tahu kapan penambahan daya listrik di gedung DPRD Medan dapat terealisasi.

    “Kalau waktunya saya tak bisa pastikan. Karena itu harus ada persetujuan dari unit yang lebih tinggi. Jadi DPRD Medan harus koordinasi dulu ke sana. Kalau ada persetujuan, kita layani,” pungkasnya.

     (A14/w)
    Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 13 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

     

    T#gs PLNpermohonan
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments