Minggu, 17 Nov 2019

    Kapolri Perintahkan Seluruh Kasatker Awasi Gudang Distributor Gas

    Sabtu, 11 Januari 2014 14:11 WIB
    SIB/Ramadhona Raja Hsb
    Tabung Gas Elpiji
    Medan (SIB)- Kapolri telah mengeluarkan perintah kepada seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) sejajaran Polda untuk mengawasi gudang distributor gas di wilayahnya masing-masing. Hal itu disebutkan Kasubdit PID Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (6/1) di Mapoldasu.

    Nainggolan menjelaskan, melalui perintah itu, Kapolri mengharapkan dengan adanya pengawasan itu, dapat menghindari terjadinya tindak pidana pengoplosan dan penyelewengan distribusi gas yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.

    "Dengan adanya pengawasan yang dilakukan pihak kepolisian, diharapkan tidak banyak terjadi spekulan pasca kenaikan gas 12 Kg. Selain itu, juga diharapkan proses pendistribusian tidak diselewengkan," kata Nainggolan.

    Mantan Kapolres Nias ini menegaskan, dalam pelaksanaan tugasnya, Polri dipastikan bekerja serius. 

    “Dalam hal ini, kami tidak main-main menanganinya. Perintah dari Kapolri sudah jelas melalui telegram rahasia (TR) yang dikeluarkan ," tegas Nainggolan.
    Diwawancara terpisah, Psikolog Minauli Consulting Dra Irna Minauli MSi Psi mengatakan, dalam hal ini, masyarakat dihadapkan situasi yang menyulitkan. Terkait kenaikan ini, masyarakat dipaksa untuk mampu mengikuti keadaan.

    Irna menambahkan, dengan kenaikan gas ini, masyarakat cenderung beralih ke gas 3 Kg yang harganya tidak naik, Dengan adanya situasi itu,  tidak tertutup kemungkinan, sejumlah oknum yang mampu, malah memilih untuk ikut memakai gas 3 Kg.

    "Dalam kejadian ini, masalah mentalitas miskin membuat sejumlah orang yang mampu, memanfaatkan keadaan ini dengan merasa berhak menggunakan gas 3 Kg," ujar Irna.

    Kejadian ini, tambah Irna, mengganggu situasi yang sudah kondusif, mengganggu dunia usaha, terutama usaha menengah ke bawah. Saat ini, pedagang tidak mungkin menaikkan harga jual. Dengan begitu,  masyarakat telah sangat dirugikan.(A23/c)
    T#gs
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments