Senin, 21 Okt 2019

    Puluhan Masyarakat Demo Kantor Camat Patumbak Memprotes Galian C

    Adu Jotos Terjadi Antara Supir Truk Galian C Dengan Ibu-ibu

    Rabu, 08 Januari 2014 15:51 WIB
    SIB/int
    Ilustrasi
    Medan (SIB)- Keluhan dan protes masyarakat terkait beroperasinya Galian C tidak direspon Camat Patumbak Zainal Abidin Hutagalung, puluhan warga Jalan Pertahanan, Dusun III, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Camat Patumbak, persis di depan Mesjid Ahmad, Selasa (7/1) siang.

    Dengan menggunakan pengeras suara, dalam orasinya massa meminta Camat menutup dan menghentikan operasi Galian C yang dinilai telah merugikan masyarakat. "Kami sangat merasa dirugikan atas operasi Galian C ini yang mengakibatkan jalan rusak. Banyak debu kalau cuaca panas, kalau hujan jalan jadi berlumpur. Selain itu, banyak jalan rusak yang mengakibat warga jadi korban kecelakaan hingga tewas," teriak M Barus di lokasi aksi.

    Setelah beberapa lama melakukan aksi sementara Camat Patumbak tidak berada di kantor, membuat massa mulai tak terkendali. Saat itu, Kapolsek Patumbak Kompol Andiko Wicaksono menghubungi Camat melalui telepon selularnya dan memintanya hadir menerima keluhan masyarakat.

    Dengan pengawalan petugas, Zainal akhirnya muncul dan berdiri di depan kantornya. Saat itu, Zainal mengatakan, tuntutan masyarakat akan disampaikan kepada Pemkab Deli Serdang, untuk melakukan penutupan dan penghentian operasional Galian C itu.

    "Keluhan masyarakat pasti akan kami teruskan kepada Pemkab Deli Serdang," ujar Zainal kepada wartawan.

    Ia mengaku, sudah pernah melakukan penertiban, namun pihak pengelola Galian C masih tetap beroperasi. Namun, Zainal mengaku, tidak mengetahui secara pasti jumlah Galian C di wilayahnya. "Sekarang mereka seperti jamur, sehingga kami tidak bisa mendatanya," kata Zainal.

    Tidak puas mendengar alasan Camat, massa mengancam akan tidur dan membuka posko di depan kantor Camat Patumbak, bila tuntunan mereka tidak direspon kembali oleh Camat. Massa juga mempertanyakan ketegasan dari pihak kepolisian menindak tegas siapa saja oknum yang terlibat melakukan perlindungan usaha tersebut.

    Kompol Andiko W mengaku, pihaknya telah melakukan tindakan penertiban dan penindakan. "Sudah kami lakukan penertiban dengan menilang surat kenderaan bermotor yang digunakan untuk mengangkut galian C. Tuntutan masyarakat ini akan segera kami tindak lanjuti," ujarnya.

    Dalam kejadian itu, seorang ibu terlibat "adu jotos" dengan supir Galian C yang berada di lokasi. Melihat hal itu, polisi langsung memboyong supir tersebut ke Mapolsek Patumbak untuk menjalani proses pemeriksaan. (A23/w)

    T#gs
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments