Senin, 10 Agu 2020

    Ratusan Pekerja Turun ke Jalan Tolak Kenaikan BBM

    Rabu, 10 September 2014 11:41 WIB
    SIB/Pally Simangunsong
    Turun ke Jalan: Ratusan buruh di kawasan industri Medan yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Selasa (9/9) turun ke jalan dengan tuntutan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM.
    Belawan (SIB)- Ratusan buruh dari berbagai perusahaan di Kawasan Industri Medan (KIM) I dan II yang tergabung Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Selasa (9/9) turun ke jalan dengan mengendarai berbagai jenis kendaraan bermotor dan satu unit mobil pick up dilengkapi pengeras suara.

    Dalam aksi tersebut para pekerja meneriakkan yel yel “Hidup Buruh,” “Hidup Buruh,” “Hidup Buruh” serta mendatangi sejumlah perusahaan untuk meminta agar pihak manajemen mengizinkan pekerja mereka dalam aksi tersebut.

    Dalam selebarannya ratusan pekerja FSPMI yang akan menggelar unjuk rasa ke sejumlah instansi terkait di Medan  menyebutkan, aksi turun ke jalan yang mereka lakukan tersebut untuk menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM pada bulan Oktober 2014 mendatang.

    Selain itu, menuntut agar pemerintah menghapus outsourcing, menaikkan upah minimum tahun 2015 sebesar 30 persen. "Aksi ini kita lakukan karena selama ini tidak ada satupun perusahaan secara sertamerta menaikkan upah," teriak salah seorang pekerja dalam orasinya di atas mobil pick-up.

    Aksi turun ke jalan ratusan pekerja yang tergabung dalam FSPMI sempat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di kawasan industri Medan serta Jalan KL Yos Sudarso.(A11/d)



    T#gs Ratusan
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments