Senin, 13 Jul 2020

Warga Muara Upu Tapsel Lepas Seribuan Anak Penyu ke Samudera Hindia

Rabu, 19 Februari 2020 17:12 WIB
seruji.co.id

Ilustrasi

Tapanuli Selatan (SIB)
Warga Muara Upu Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) lepaskan ribuan anak penyu ke Samudera Hindia. Anak penyu yang dilepaskan di antaranya penyu Belimbing merupakan penyu langka.

Kepala Desa Muara Upu, Husnul Amir Harahap kepada wartawan, Selasa (18/2) mengatakan, penyu yang dilepas ke perairan laut lepas tersebut merupakan penyu langka, ditangkar Pemerintahan Desa Muara Upu bersama masyarakat setempat yang dimotivasi Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu.

Lebih lanjut dikatakannya, penyu yang ditangkar dan dilepas ke laut tersebut sekitar 1.630 ekor, di antaranya sekitar 82 ekor penyu langka yaitu penyu Belimbing, yang bobot badannya bisa mencapai ratusan kilo. Tingginya bisa mencapai setengah meter, lebar badannya hampir 1,5 M dan bentang kakinya bisa lebih 2 M," ujarnya.

Mereka menangkar bibit penyu tersebut butuh waktu empat bulan, mulai November 2019 hingga Februari. Masyarakat sangat serius menangkarnya dan memelihara benih penyu, akhirnya dapat dilepas ke laut bebas.

Bibit penyu tersebut mereka peroleh dari pantai Muara Upu berupa telur yang dikumpulkan ke penangkaran. Masyarakat secara bersama-sama setiap malam patroli mencari dan mengumpulkan telur penyu tersebut.

Saat di penangkaran pun harus dijaga ketat agar telur- telur itu aman dari predator. Soalnya, banyak predator menginginkan telur penyu yang segar tersebut. Setelah 50 hari di penangkaran telur-telur itu mulai menetas.

Kata Husnul, bahwa kegiatan penangkaran penyu berlangsung sukses atas motivasi Bupati Syahrul M Pasaribu sebagai upaya melestarikan penyu dengan menggelontorkan anggaran kepada pemerintahan desa. (G06/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments