Kamis, 20 Jun 2019

Wali Kota Sampaikan Nota Pengantar LKPD Pertanggungjawaban APBD Tebingtinggi 2018

admin Rabu, 12 Juni 2019 13:15 WIB
SIB/Dok
SERAHKAN DOKUMEN :Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar menyerahkan dokumen LKPD kepada Pimpinan DPRD Tebingtinggi usai penyampaian LKPD Pertanggungjawaban APBD 2018 dalam rapat paripurna DPRD Tebingtinggi, Selasa (11/6)
Tebingtinggi (SIB) -Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah (LKPD) atas Pertanggungjawaban APBD TA 2018 pada rapat paripurna DPRD Tebingtinggi, Selasa (11/6).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tebingtinggi M Ridho Chap, dihadiri Wakil Ketua DPRD H Chairul Mukmin Tambunan dan Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar, Pj Sekdako Marapusuk Siregar dan 17 anggota DPRD serta para pimpinan OPD, camat, lurah di Tebingtinggi.

Dalam Nota Pengantar itu, Wali Kota menyampaikan tingkat pertumbuhan ekonomi daerah 2017 sebesar 51,14 persen, PDRB perkapita Rp.31 miliar lebih, tingkat pengangguran terbuka 9,73 persen, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) 2018 sebesar 63,35 persen, inflasi 3,10 persen, IPM 73,90 persen dan angka kemiskinan 11,90 persen.

Pendapatan daerah 2018 terealisasi Rp.717,7 miliar (99,50 persen) dari target Rp.721.3 miliar terdiri dari PAD Rp.114 miliar (107,98) dari target Rp.105,5 miliar. Pajak daerah Rp 30 miliar (124,18 persen) dari target Rp.24 miliar lebih.

Retribusi daerah Rp 3,5 miliar (74,77 persen) dari target Rp 4.7 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 13,59 miliar (100,73 persen) dari target Rp13,5 miliar, lain-lain pendapatan yang sah Rp 66,7 miliar (105,83 persen) dari target Rp 63 miliar.
Dana perimbangan dari pemerintah pusat dan provinsi Rp 540,9 miliar (98,74) dari target Rp.547.8 miliar terdiri dari dana bagi hasil Rp 16,6 miliar (93,08 persen) dari target Rp 17,8 miliar. Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 409,3 miliar (100 persen), Dana Alokasi Khusus Fisik Rp 63,8 miliar (93,35) dari target Rp 68,3 miliar.

Dana Alokasi Khusus Nonfisik Rp51 miliar lebih (97,82 persen) dari target Rp52,1 miliar, lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 62,8 miliar (92,43 persen) dari target Rp 67,9 miliar, pendapatan hibah Rp 20, 2 miliar (103,47 persen) dari target Rp 19,6 miliar .
Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya Rp25,5 miliar (81,81 persen) dari target Rp.31,1 miliar dan bantuan keuangan dari provinsi dan pemda lainnya Rp 17 miliar lebih (99,08 persen) dari target Rp.17,2 miliar.

Sementara belanja daerah dialokasikan Rp782,9 miliar terealisasi Rp 746,8 miliar (95,39 persen), dengan belanja tidak langsung Rp 283,9 miliar (97,15 persen) dari Rp 292.25 miliar .

Umar menyampaikan LKPD Tebingtinggi meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Sumatera Utara. "Kita upayakan terus membenahi apa yang sudah dilakukan dan ditingkatkan pada masa yang datang", katanya.

Ia juga mengapresiasi dan terimakasih atas kerjasama dan dukungan DPRD Tebingtinggi dan diharapkan kerjasama tersebut terus dibina dan ditingkatkan. (BR3/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments