Minggu, 17 Nov 2019

Viral di Medsos, Suami Anggota DPRD Asahan Bentak dan Marahi Polisi karena Ditilang

Rabu, 14 November 2018 19:07 WIB
Kisaran (SIB) -Viral di media sosial Facebook, seorang pria membentak dan memarahi petugas Sat Lantas Polres Asahan karena menyetop serta melakukan penilangan terhadap dirinya, disebabkan tidak memakai helm ketika melintas di Jalan Imam Bonjol Kisaran yang merupakan daerah Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

Selain viral di medsos, ternyata kejadian ini menjadi perbincangan hangat di Kisaran, karena rupanya si pria tersebut merupakan suami dari salah seorang anggota DPRD Asahan. Kejadian ini, diketahui publik serta menjadi viral setelah tayangan berbentuk video itu diunggah di akun Facebook Wak Emy beberapa hari lalu. Dalam video berdurasi sekitar 7,9 menit itu, tersaji rekaman pria yang disebut-sebut berinisial UI, sedang membentak dan memarahi personil Sat Lantas. Tindakan tidak terpuji tersebut dilakukannya, sebab menganggap petugas yang melakukan penindakkan langsung (tilang) kepadanya tidak sesuai peraturan.

"Saya memang salah tidak pakai helm, tetapi kalian juga salah karena menyetop saya tanpa plang. Saya ini sarjana hukum dan mengerti peraturan, panggil Kasat Lantas kalian kemari". Kira-kira demikian sepenggal bahasa U, ketika membentak petugas dimaksud. Walau dibentak dan dimarahi, personil Sat Lantas tidak tersulut emosi serta berusaha memberi pemahaman bahwa mereka sedang melaksanakan patroli atau hunting. Meski dibentak dan dimarahi, petugas tetap memberikan tilang kepada U, sebagai dampak dari kesalahannya tidak memakai helm  di daerah KTL.

Kasat Lantas Polres Asahan AKP Rusbeny ketika dikonfirmasi SIB, Selasa (13/11) melalui telepon seluler membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan tidak mengetahui siapa yang memvideo dan memviralkan kejadian dimaksud. Namun, dia memastikan personilnya tidak melakukan kesalahan ketika memberi tilang kepada U.

"Tidak ada plang, karena anggota sedang patroli atau hunting dan ini dibenarkan dalam UU maupun KUHP. Artinya, personil kita sudah melaksanakan tugas sudah sesuai ketentuan," katanya.

Ditambahkan, permasalahan tersebut sudah selesai, karena pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm dan telah diberi tilang itu menyadari akan kesalahannya.

"Pelanggar telah membayar denda tilangnya melalui e-tilang, artinya persoalan ini telah selesai," pungkas Rusbeny. (E02/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments